Gol Johan Vásquez Bawa Meksiko Kejutkan Australia Jelang Piala Dunia FIFA 2026

Merayakan Gol – Para pemain Timnas Meksiko merayakan gol tunggal yang dicetak bek tengah Johan Vásquez ke gawang Australia pada laga persahabatan internasional, di Stadion Rose Bowl, Pasadena, California, Amerika Serikat, Minggu (31/5/2026) pagi WIB. Kemenangan 1-0 tersebut menjadi modal berharga bagi Los Tricolores menjelang Piala Dunia FIFA 2026, sekaligus memberi bahan evaluasi penting bagi kedua tim sebelum mengumumkan skuad final mereka untuk turnamen akbar tersebut. (Sumber foto: @miseleccionmxEN/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Tim Nasional Meksiko menutup salah satu agenda pemanasan terakhir mereka menuju Piala Dunia FIFA 2026 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Australia dalam laga persahabatan internasional, di Stadion Rose Bowl, Pasadena, California, Amerika Serikat, Minggu (31/5/2026) pagi WIB.

Gol tunggal yang dicetak Johan Vásquez pada babak pertama menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung di hadapan puluhan ribu penonton tersebut.

Hasil ini memberi suntikan kepercayaan diri bagi Los Tricolores sekaligus menjadi bahan evaluasi penting bagi kedua tim menjelang penetapan skuad final Piala Dunia.

Pelatih Meksiko Javier Aguirre melakukan rotasi besar-besaran dengan mengganti sembilan pemain dari tim yang sebelumnya mengalahkan Ghana 2-0 pada laga uji coba pekan lalu. Meski banyak menurunkan wajah berbeda, performa Meksiko tetap mampu menjaga intensitas permainan.

Sejak menit-menit awal, Meksiko tampil dominan dan lebih sering menguasai jalannya pertandingan. Luis Chávez sempat mengancam melalui percobaan jarak jauh, sementara Alexis Vega memaksa kiper Australia Mathew Ryan melakukan penyelamatan penting.

Tekanan tersebut akhirnya berbuah gol pada menit ke-28. Berawal dari situasi sepak pojok, Vega mengirimkan umpan akurat ke area penalti yang disambut sundulan Johan Vásquez. Bola meluncur ke gawang dan membawa Meksiko unggul 1-0.

Australia Buang Peluang Emas

Australia sebenarnya memiliki kesempatan terbaik untuk menyamakan kedudukan menjelang turun minum. Kesalahan koordinasi lini belakang Meksiko membuat Mohamed Touré memperoleh ruang tembak dengan gawang hampir tanpa penjaga.

Namun peluang emas tersebut gagal dimanfaatkan. Tembakan Touré justru melebar dari sasaran dan membuat ribuan pendukung Meksiko di Rose Bowl bisa bernapas lega.

Memasuki babak kedua, Socceroos tampil lebih berani. Pelatih Tony Popović melakukan sejumlah pergantian pemain yang langsung meningkatkan tempo permainan timnya.

Peluang terbaik Australia setelah jeda hadir melalui Ajdin Hrustic. Akan tetapi, tembakannya masih mampu diamankan oleh kiper veteran Guillermo Ochoa yang masuk menggantikan José Raúl Rangel pada awal babak kedua.

Banyak Eksperimen dari Kedua Pelatih

Pertandingan ini juga menjadi ajang eksperimen bagi kedua pelatih. Sesuai regulasi laga persahabatan, masing-masing tim mendapat keleluasaan melakukan banyak pergantian pemain.

Aguirre memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan menit bermain kepada sejumlah pemain muda, termasuk penyerang berusia 17 tahun Gilberto Mora yang tengah mencuri perhatian.

Di kubu Australia, Popović juga melakukan rotasi besar guna mengukur kesiapan para pemain sebelum menentukan skuad yang akan dibawa ke Piala Dunia.

Kabar positif datang dari Harry Souttar yang kembali tampil bersama tim nasional setelah absen cukup lama akibat cedera tendon Achilles. Bek jangkung tersebut langsung dipercaya tampil sejak awal dan menunjukkan performa yang cukup menjanjikan.

Fokus Menuju Piala Dunia

Meski menelan kekalahan, Australia tetap membawa sejumlah catatan positif dari pertandingan ini. Popović menilai timnya menunjukkan perkembangan, terutama setelah tampil lebih baik pada babak kedua.

Namun ia mengakui aspek bola mati masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki setelah gol Meksiko lahir dari situasi sepak pojok.

Sementara itu, Meksiko semakin percaya diri menatap laga pembuka Piala Dunia 2026. Sebagai salah satu tuan rumah, Los Tricolores akan mengawali turnamen dengan menghadapi Afrika Selatan sebelum melawan Korea Selatan dan Republik Ceko.

Australia juga segera mengalihkan fokus ke laga pemanasan terakhir melawan Swiss pada 6 Juni mendatang sebelum memulai perjuangan mereka di Piala Dunia menghadapi Turki, Amerika Serikat, dan Paraguay. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *