Mataredaksi.com, BOGOR – Fútbol Club Barcelona tampil perkasa saat menaklukkan Real Betis Balompié dengan skor 5-2 pada pekan kesembilan La Liga EA Sports 2026/2027, di Estadio La Cartuja de Sevilla, Sabtu (17/10/2026) malam WIB.
Pertandingan berlangsung panas dengan tujuh gol, satu gol yang dianulir, serta kartu merah setelah insiden tandukan yang melibatkan Lamine Yamal. Lamine Yamal menjadi pusat perhatian dalam kemenangan Barcelona.
Pemain berusia 19 tahun itu membuka keunggulan melalui gol spektakuler, kemudian menyumbangkan assist untuk gol Gabriel Jesus. Penampilannya semakin mencuri perhatian setelah dirinya terlibat insiden dengan Facundo Bernal yang berujung pada pengusiran pemain Real Betis tersebut.
Hasil ini sekaligus memperpanjang catatan impresif Barcelona pada awal musim. Tim asuhan Hansi Flick menunjukkan ketajaman di lini depan meskipun mendapat perlawanan dari tuan rumah yang sempat memperkecil ketertinggalan.
Barcelona langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Pada menit ke-10, Yamal memotong pergerakan ke dalam sebelum melepaskan tembakan melengkung yang bersarang di sudut kiri atas gawang Real Betis.
Gol tersebut memperlihatkan kualitas individu sang pemain sayap dalam menembus pertahanan lawan. Real Betis tidak tinggal diam. Menjelang setengah jam pertandingan, Valentín Gómez berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan silang Pablo Fornals.
Gol itu menghidupkan kembali persaingan kedua tim sekaligus meningkatkan intensitas permainan. Tuan rumah kemudian memperoleh peluang emas melalui Héctor Bellerín. Namun, penyelesaian akhirnya masih mengarah langsung kepada kiper Barcelona, Joan García, setelah menerima umpan tarik dari Fornals.
Kegagalan tersebut harus dibayar mahal. Pada menit ke-41, Barcelona kembali unggul melalui gol yang dalam materi sumber disebut dicetak Rodrigo Hernández setelah memanfaatkan sepak pojok Fermín López. Keunggulan 2-1 itu bertahan hingga turun minum.
Gol Lo Celso Dianulir, Barcelona Kian Menjauh
Real Betis sempat menyamakan kedudukan melalui aksi Giovani Lo Celso sebelum turun minum. Gelandang tersebut melepaskan tendangan voli spektakuler dari jarak jauh yang menembus gawang Barcelona.
Namun, wasit menganulir gol itu karena Juan Camilo Hernández Suárez, yang lebih dikenal sebagai Cucho Hernández menyentuh bola dengan tangan dalam proses serangan.
Barcelona langsung meningkatkan tekanan selepas jeda. Pada menit ke-51, Lamine Yamal mengirimkan umpan matang kepada Gabriel Jesus yang kemudian menuntaskannya menjadi gol ketiga Barcelona.
Real Betis asuhan Manuel Pellegrini merespons hanya dua menit berselang. Abde Ezzalzouli memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 sekaligus menghidupkan kembali persaingan kedua tim.
Akan tetapi, gol tersebut segera memicu insiden panas. Yamal berselisih dengan Facundo Bernal beberapa detik setelah bola masuk ke gawang. Bernal dua kali menanduk pemain sayap Barcelona itu hingga wasit mengeluarkan kartu merah untuknya.
Keunggulan jumlah pemain memberi Barcelona ruang lebih besar untuk mengendalikan pertandingan. Eric García kemudian memperlebar jarak dengan menyambar bola dari jarak dekat setelah Pau Cubarsí mengarahkan bola kembali melintasi kotak penalti.
Barcelona racikan Hansi Flick akhirnya melengkapi kemenangan melalui gol Dani Olmo pada menit ke-81. Olmo menuntaskan peluangnya dan mengunci kemenangan Barcelona dengan skor 5-2.
Yamal Bersinar di Tengah Tekanan Suporter
Penampilan Yamal menjadi sorotan utama sepanjang pertandingan. Pendukung Real Betis terus mencemooh pemain muda Barcelona itu setiap kali ia menguasai bola. Tekanan semakin meningkat setelah insiden yang berujung pada kartu merah Bernal.
Meski menghadapi situasi panas, Yamal tetap menunjukkan kualitasnya. Ia menuntaskan enam dari delapan percobaan dribel, menyamai total keberhasilan dribel seluruh pemain Real Betis. Ia juga memimpin Barcelona dalam jumlah tembakan dengan empat percobaan, selain menyumbangkan satu gol dan satu assist.
Catatan tersebut memperlihatkan besarnya pengaruh Yamal terhadap permainan Barcelona. Kemampuannya melewati lawan dalam situasi satu lawan satu menjadi salah satu senjata penting bagi tim asuhan Hansi Flick.
Yamal juga menjadi pemain pertama dari lima liga top Eropa yang mencapai 10 assist di semua kompetisi pada musim ini. Ia telah terlibat langsung dalam 19 gol, dengan rincian sembilan gol dan 10 assist.
Di La Liga, Yamal telah mengoleksi delapan gol. Jumlah tersebut menyamai rekor delapan gol pemain Spanyol dalam sembilan laga pembuka klubnya, yang sebelumnya dicatat Diego Costa pada musim 2013/2014.
Barcelona Ukir Awal Musim Impresif
Kemenangan tersebut membawa Blaugrana, julukan FC Barcelona, mencatat sembilan kemenangan dalam sembilan pertandingan pertama La Liga 2026/2027.
Barcelona menjadi tim kedua dalam sejarah kompetisi yang memenangi sembilan laga pembuka secara beruntun. Real Madrid CF lebih dahulu mencatat pencapaian serupa pada musim 1968/1969.
Produktivitas Barcelona turut mencuri perhatian. Mereka telah mencetak 39 gol dalam sembilan pertandingan pertama musim ini, catatan tertinggi kedua dalam sejarah La Liga untuk periode yang sama. Sevilla FC masih memegang rekor dengan koleksi 42 gol pada musim 1940/1941.
Kemenangan 5-2 atas Los Verdiblancos, julukan Real Betis, menegaskan ketajaman lini depan Barcelona sekaligus memperkuat posisi Yamal sebagai salah satu figur sentral tim pada awal musim.
Pertandingan yang menyajikan tujuh gol, satu gol yang dianulir, dan kartu merah itu memperlihatkan kemampuan Barcelona memanfaatkan situasi untuk mengamankan kemenangan. (MR-01)






