Mataredaksi.com, BOGOR – Perwakilan Kedutaan Besar Amerika Serikat mengunjungi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gunung Geulis 01, di Jl. Bukit Pelangi Raya, Kampung Bojong Honje, Desa Gunung Geulis 01, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Rabu (11/2/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan 250 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Amerika Serikat. Agenda tersebut sekaligus menandai tahap awal rencana pemberian bantuan rehabilitasi untuk sekolah itu.
Tinjau Langsung Kondisi Sekolah
Rombongan Kedutaan Besar AS datang bersama Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Atang Sendjaja (ATS), Semplak, Marsekal Pertama (Marsma) TNI A. Ferdinand Picaulima, serta jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Mereka meninjau ruang kelas, sarana sanitasi, dan sejumlah fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, DR. Rusliandy, mengatakan Kedutaan Besar AS menggagas program ini untuk memperingati 250 tahun hubungan diplomatik kedua negara. Menurut dia, momen tersebut juga memperkuat kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Bantuan Capai Rp498 Juta
Rusliandy menyebutkan nilai bantuan mencapai 30.000 dolar AS atau sekitar Rp498 juta (kurs pasar tengah). Sekolah akan menggunakan dana itu untuk memperbaiki ruang kelas dan melengkapi sarana belajar.
Pihak sekolah akan mengecat ulang dinding, memperbaiki plafon dan lantai, serta meningkatkan kenyamanan ruang belajar. Selain itu, sekolah juga akan menambah meja, kursi, papan tulis, dan perlengkapan pendukung lainnya.
“Sekolah harus segera menyusun proposal kebutuhan prioritas. Tim teknis dari Kedutaan Besar AS akan memverifikasi sebelum pelaksanaan dimulai”, ujar Rusliandy dihubungi Mataredaksi, Minggu (15/2/2026).
Dua Sekolah Terima Program
Pemerintah menetapkan dua sekolah sebagai penerima bantuan di Kabupaten Bogor. Keduanya adalah SDN Gunung Geulis 01, Sukaraja, dan SD Angkasa Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja, Kecamatan Kemang.
Rusliandy menjelaskan, tim mempertimbangkan kondisi sarana prasarana dan tingkat kebutuhan perbaikan sebelum menentukan penerima program.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyambut baik dukungan tersebut. Program ini dinilai mampu meningkatkan kenyamanan siswa dan guru selama proses belajar mengajar berlangsung.
Butuh Penataan Pasca Merger
Sebagai informasi, SDN Gunung Geulis 01 merupakan hasil penggabungan SDN Gunung Geulis 01 dan 02 sejak 1 Januari 2026. Pihak sekolah kini fokus menata ulang sarana dan prasarana (Sarpras) yang menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda.
Pihak sekolah menyesuaikan jumlah ruang kelas dengan jumlah siswa. Manajemen juga mengoptimalkan fasilitas agar kegiatan belajar berjalan lebih efektif.
Kepala SDN Gunung Geulis 01, Mulya Rahayu, menyampaikan apresiasi kepada Kedutaan Besar AS. Ia berharap bantuan ini segera terealisasi dan membawa perubahan nyata.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan. Harapan kami, program ini benar-benar terealisasi sehingga fasilitas sekolah menjadi lebih layak dan nyaman bagi anak-anak”, ujarnya.
Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat sinergi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan mutu pendidikan. Dukungan internasional seperti ini diharapkan memberi dampak langsung bagi kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bogor.(MR-02/*)
Sumber: pakuanraya.com






