Move On dari Piala Prancis, Luis Enrique Tegaskan PSG Bangkit Usai Kalahkan Lille

MOVE ON – Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, meninggalkan lapangan usai pertandingan pekan ke-18 Ligue 1 McDonald's 2025/2026 melawan LOSC Lille, Sabtu (17/1/2026) dini hari WIB. Enrique menegaskan Les Parisiens telah melupakan kegagalan di Piala Prancis dan bangkit setelah menaklukkan Les Dogues 3-0. (Sumber foto: X/@PSG_inside)

Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menegaskan timnya telah melupakan kekalahan 0-1 dari Paris FC pada babak 32 besar Piala Prancis 2025/2026, Selasa (13/1/2026) dini hari WIB. Ia menyebut, PSG kini fokus bangkit dan menjaga momentum di kompetisi liga.

Luis Enrique mengatakan staf pelatih dan pemain sudah mengevaluasi laga tersebut. Menurutnya, PSG tidak boleh larut dalam kekecewaan karena jadwal padat menanti Les Parisiens di Ligue 1 McDonald’s.

https://pbs.twimg.com/media/G-z_STBXgAER4Ib?format=jpg&name=4096x4096SELEBRASI GOL Ousmane Dembélé melakukan selebrasi usai mencetak gol saat Paris Saint-Germain menaklukkan LOSC Lille 3-0 pada pertandingan pekan ke-18 Ligue 1 McDonald’s 2025/2026, di Stade Parc des Princes, Sabtu (17/1/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: X/@PSG_Inside)

Fokus Bangkit Jelang Laga Kontra Lille

Dipetik Mataredaksi dari laman resmi PSG, Sabtu (17/1/2026), Enrique menyatakan kesiapan timnya menghadapi LOSC Lille pada pekan ke-18 Ligue 1 McDonald’s 2025/2026 di Stade Parc des Princes, Sabtu dini hari WIB. Ia menilai Les Dogues sebagai salah satu tim terkuat di liga musim ini.

“Setelah kekalahan, semua orang ingin segera bangkit. Kami sudah menganalisis pertandingan itu. Kami akan menghadapi salah satu tim terbaik di liga, dan tugas kami adalah menghadirkan semua elemen yang dibutuhkan untuk menang”, ujar Enrique.

Marcos Aoás Corrêa alias Marquinhos dan kawan-kawan harus merespons cepat hasil tersebut. Sebab, persaingan papan atas Ligue 1 semakin ketat memasuki paruh kedua musim.

Enrique Nilai Performa PSG Sudah Maksimal

Luis Enrique menilai PSG sebenarnya tampil cukup baik saat menghadapi Paris FC. Namun, ia mengakui Obed Nkambadio menjadi faktor pembeda setelah menggagalkan sejumlah peluang emas PSG.

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan kegagalan mencetak gol tidak mencerminkan buruknya permainan tim. Ia menilai efektivitas kiper lawan menentukan hasil akhir laga.

“Kami sudah bermain maksimal. Dalam sepak bola, terkadang tim bisa kalah meski tampil baik. Yang terpenting adalah cara kami merespons situasi ini”, kata teknisi berumur 55 tahun ini.

https://pbs.twimg.com/media/G-0elJmW0AAoiul?format=jpg&name=largeAKSI Bradley Barcola ketika mencetak gol ketiga pada pekan ke-18 Ligue 1 McDonald’s 2025/2026 melawan LOSC Lille, di Stade Parc des Princes, Sabtu (17/1/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: X/@PSG_inside)

Kekalahan Jadi Motivasi Tambahan PSG

Luis Enrique menyebut tersingkir dari Piala Prancis justru memberi dorongan tambahan bagi PSG untuk tampil lebih konsisten di Ligue 1 dan Liga Champions UEFA. Ia juga menyampaikan harapannya agar Paris FC melangkah jauh di ajang Coupe de France musim ini.

“Kami selalu menghadapi laga sulit setiap bertemu LOSC Lille. Namun, kami ingin menang untuk terus melaju dan menjaga momentum di liga”, tutur Luis Enrique.

Saat ini, PSG menempati peringkat kedua klasemen Ligue 1 dengan koleksi 39 poin dari 17 pertandingan, tertinggal satu angka dari Racing Club de Lens di puncak. Jika meraih kemenangan, Les Parisiens berpeluang menggeser RC Lens dan unggul dua poin di klasemen sementara. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *