Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih Real Oviedo, Veljko Paunović, menilai timnya dirugikan setelah kalah 0-3 dari Real Madrid di Estadio Carlos Tartiere.
Formasi dan Strategi
Oviedo memulai laga dengan lima bek dan mengubah formasi di babak pertama. Veljko Paunović menargetkan penguasaan bola lebih banyak dan serangan dari sayap untuk menekan Los Blancos. “Kami bertahan dengan baik. Tapi Real Madrid memanfaatkan kesalahan yang tidak boleh terjadi di level ini,” katanya.
Kontroversi Gol dan Keputusan Wasit
Veljko Paunović menyoroti keputusan wasit. “Keputusan wasit tidak berpihak kepada kami. Kami merasa dirugikan. Tchouaméni tampak menyentuh bola saat tekel, tapi dia juga menjatuhkan pemain kami. Saya tidak bisa menilai lebih jauh,” jelasnya.
Pelatih asal Serbia itu menekankan bahwa Oviedo baru promosi dan timnya berhak mendapat rasa hormat. “Tak seorang pun akan memberikannya begitu saja,” pungkas Veljko Paunović terkait kontroversi gol pertama.
Komentar Penjaga Gawang Escandell
Aarón Escandell, penjaga gawang Oviedo, menambahkan, “Saya berterima kasih kepada semua penggemar, karena ini rekor kehadiran di Carlos Tartiere”.
Dia menilai timnya bermain berbeda di babak kedua. “Kami menciptakan peluang, tetapi dengan bermain terbuka, kami membuat kesalahan dan Real Madrid menghukum kami. Detail kecil bisa sangat menentukan”, ujarnya. (MR-02)






