Mataredaksi.com, BOGOR – Geliat bola voli kembali terlihat di Kabupaten Bogor. Pertumbuhan klub-klub baru di sejumlah kecamatan menjadi tanda meningkatnya minat generasi muda terhadap olahraga permainan beregu tersebut.
Perkembangan itu mendapat perhatian Pengurus Cabang Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Bogor. Di bawah kepemimpinan Dede Chandra Sasmita, organisasi tersebut memberikan ruang kompetisi bagi klub-klub lokal melalui Open Turnamen Bola Voli Piala Ketua PBVSI Kabupaten Bogor 2026.
16 Klub Ramaikan Turnamen
Sebanyak 16 klub ambil bagian dalam turnamen di Lapangan Voli YBDCS, Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Sabtu-Minggu, 26-27 September 2026. Peserta datang dari Kabupaten Bogor dan sejumlah daerah lain.
Ketua PBVSI Kabupaten Bogor, Dede Chandra Sasmita, mengatakan turnamen ini merespons tingginya minat anak-anak muda terhadap bola voli.
“Turnamen memperebutkan Piala Ketua PBVSI Kabupaten Bogor, respon atas besarnya animo anak-anak muda yang kini menekuni olahraga bola voli”, kata Dede Chandra Sasmita dalam keterangannya yang diterima Mataredaksi, Jumat (25/9/2026).
Menurut Dede, kompetisi ini memberi kesempatan kepada klub bola voli Kabupaten Bogor yang belum berusia 10 tahun. Dengan begitu, mereka dapat menunjukkan kemampuan dalam persaingan antarklub.
Bagi pemain muda, kata Kang Dechan, sapaan karib Dede Chandra Sasmita, pertandingan menjadi ruang untuk menguji hasil latihan. Selain itu, mereka dapat menerapkan teknik dari pelatih. Pengalaman bertanding juga membantu pemain mengasah mental.
“Alhamdulilah, turnamen tak hanya diikuti klub lokal Kabupaten Bogor, tapi ada dari Jawa Tengah, tepatnya dari Kota Wonogiri, klub Gajah Mungkur, kemudian dari Kota Depok dan Tangerang, bahkan Klub Lavani Junior ikut serta”, ujar Dede.
Peluang Pemain Muda
Klub dari luar daerah turut memperkaya persaingan. Karena itu, PBVSI Kabupaten Bogor memanfaatkan turnamen ini untuk mencari pemain muda potensial.
Kang Dechan, yang kini menjadi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat tersebut, berharap penampilan pemain yang mencuri perhatian dapat membuka peluang pembinaan di level profesional.
“Pemain-pemain muda yang menonjol dari turnamen Piala Ketua PBVSI siapa tahu akan dilirik klub profesional untuk direkrut dan dibina agar menjadi pemain bola voli handal”, ungkapnya.
Bangun Ekosistem Bola Voli
Ketua Pelaksana Turnamen Piala Ketua PBVSI Kabupaten Bogor, Isnanto, mengatakan kegiatan ini tidak hanya mengejar persaingan di lapangan.
Sementara itu, Isnanto melihat turnamen sebagai wadah komunikasi bagi pelatih dan pengurus klub. Mereka bisa bertukar informasi tentang perkembangan bola voli.
“Ada beberapa harapan dari digelarnya Open Turnamen Piala Ketua PBVSI Kabupaten Bogor, terjalin komunikasi antar pelatih dan pengurus sekaligus bertukar informasi seputar perkembangan olahraga bola voli”, terang Isnanto.
Selain menjadi arena kompetisi, kegiatan ini juga dapat menjadi tontonan bagi masyarakat. Di sisi lain, turnamen tersebut bisa memotivasi anak-anak usia dini untuk mengenal dan mencintai bola voli.
Isnanto menilai geliat kompetisi daerah dapat menghidupkan kembali tradisi Kabupaten Bogor. Daerah ini pernah menjadi sumber pemain bola voli andalan Jawa Barat dan nasional.
Karena itu, Isnanto berharap turnamen tersebut ikut mendorong kebangkitan bola voli Kabupaten Bogor.
“Turnamen ini bisa dikatakan untuk mengembalikan lagi kejayaan Kabupaten Bogor yang dulu dikenal sebagai gudangnya pemain voli handal yang diandalkan Jawa Barat dan nasional”, tutup Isnanto. (MR-01)





