NPCI Kabupaten Bogor Matangkan Atlet Peparda VII Jabar 2026 Demi Raih 26 Medali Emas

Persiapan Peparda – Suasana latihan bersama atlet para tenis meja NPCI Kabupaten Bogor, di Gelora Pakansari Stadium, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (22/9/2026). Para atlet muda dan veteran berlatih keras di bawah bimbingan pelatih, sekaligus membangun persahabatan dan semangat juang sebagai persiapan menghadapi Peparda VII Jabar 2026. (Sumber foto: Dok. Humas NPCI Kabupaten Bogor)

Mataredaksi.com, BOGOR – Komite Paralimpiade Nasional Indonesia atau National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor terus mematangkan persiapan para atletnya untuk menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat 2026.

Ajang olahraga disabilitas bergengsi tingkat Jawa Barat tersebut bakal berlangsung di Kota Bandung pada 22–28 November 2026. Langkah ini menjadi komitmen berkelanjutan NPCI Kabupaten Bogor untuk mempertahankan tradisi prestasi dan melahirkan atlet-atlet disabilitas potensial.

Para atlet menjalani persiapan secara intensif melalui program latihan rutin dan sejumlah laga uji coba. Program ini menjadi bagian dari upaya tim pelatih untuk mengukur kemampuan sekaligus melihat sejauh mana kesiapan atlet sebelum tampil dalam ajang resmi.

Sejumlah cabang olahraga pun kini mulai memantapkan target medali mereka masing-masing. Salah satu cabang olahraga yang sangat siap meledakkan prestasi adalah para tenis meja.

Pelatih Kepala Para Tenis Meja NPCI Kabupaten Bogor, Budi Wahyono, mengungkapkan bahwa pihaknya menyiapkan sebanyak 24 atlet untuk tampil pada Peparda VII Jabar 2026 mendatang. Jumlah tersebut terdiri atas 21 atlet daksa dan tiga atlet tunanetra.

Para Tenis Meja Bidik 12 Medali Emas

Budi menjelaskan bahwa seluruh atlet menjalani program latihan rutin setiap hari Senin hingga Jumat, mulai pukul 08.30 sampai 17.00 WIB. Tim pelatih terus meningkatkan intensitas latihan agar para atlet memiliki tingkat kesiapan yang maksimal saat menghadapi pertandingan sesungguhnya.

“Kami sudah menyiapkan 24 atlet untuk Peparda 2026 di Bandung, terdiri atas 21 atlet daksa dan tiga atlet tunanetra”, ujar Budi Wahyono dalam keterangannya yang diterima Mataredaksi, Rabu (23/9/2026).

Ia menyebutkan bahwa cabor para tenis meja NPCI Kabupaten Bogor mengusung target tinggi pada Peparda mendatang. Tim pelatih dan atlet sepakat menargetkan raihan 12 medali emas dari cabang olahraga ini.

“Target kami di para tenis meja adalah meraih 12 medali emas pada Peparda ini. Target tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kemampuan atlet”, katanya.

Dalam persiapan menuju pertandingan, Budi juga memberikan apresiasi tinggi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap NPCI. Pemkab Bogor memberikan dukungan konkret berupa penyediaan fasilitas tempat latihan di Stadion Pakansari, lengkap dengan berbagai peralatan serta perlengkapan pendukung latihan.

Fasilitas ini membantu para atlet fokus mengasah teknik tanpa memikirkan kendala sarana. “Dukungan dari Bupati Bogor luar biasa. Kami mendapatkan tempat latihan di Stadion Pakansari, serta berbagai fasilitas, termasuk peralatan dan perlengkapan pendukung”, tuturnya.

Dampak positif dari dukungan tersebut turut memacu semangat atlet para tenis meja NPCI Kabupaten Bogor, Aprilia. Ia menceritakan bahwa timnya menjalani persiapan menuju Peparda 2026 secara intensif sejak September hingga November dengan porsi latihan rutin setiap Senin sampai Jumat.

“Persiapan kami dari bulan September sampai November. Latihan kami setiap hari Senin sampai Jumat. Target saya, bismillah, dua emas di event ini”, kata Aprilia penuh optimisme.

Para Catur Siapkan 14 Atlet

Selain para tenis meja, NPCI Kabupaten Bogor juga menerjunkan para atlet dari cabang olahraga para catur. Manajer Catur NPCI Kabupaten Bogor, Agus Priyanto, menyampaikan bahwa pihaknya mempersiapkan sebanyak 14 atlet untuk berlaga pada Peparda VII Jabar 2026.

Sebagai bagian dari rangkaian persiapan, tim para catur NPCI Kabupaten Bogor sempat mengikuti kejuaraan Indonesia Cupium di Bandung pada 20 September lalu.

Kejuaraan tersebut menjadi salah satu ajang uji coba penting untuk mengukur sejauh mana kemampuan dan ketahanan mental atlet sebelum memasuki persaingan ketat di Peparda.

Agus menilai hasil yang mereka peroleh dalam kejuaraan uji coba tersebut cukup memuaskan. Capaian itu menjadi bahan evaluasi yang sangat berguna bagi tim pelatih dalam menyusun strategi bertanding menghadapi kontingen daerah lain pada Peparda 2026.

“Alhamdulillah, hasilnya cukup memuaskan. Kejuaraan ini menjadi bagian dari persiapan kami untuk menghadapi Peparda yang juga akan berlangsung di Bandung”, ujarnya.

Menurut Agus Priyanto, para atlet catur melahap porsi latihan rutin dari hari Senin hingga Sabtu. Pihaknya sengaja meningkatkan intensitas latihan karena memperkirakan peta persaingan pada Peparda 2026 bakal berlangsung sangat ketat dan menguras konsentrasi.

“Fokus utama kami adalah berlatih. Berlatih dan terus berlatih. Karena sehebat apa pun atlet, kalau tidak berlatih, tentu akan sulit mencapai hasil yang maksimal”, kata Agus Priyanto.

Target Tinggi Jadi Motivasi Kontingen

Khusus untuk cabang olahraga para catur, NPCI Kabupaten Bogor mematok target 14 medali emas. Agus mengakui bahwa target tersebut tidak mudah untuk mereka capai. Namun, ia meyakini bahwa target yang tinggi sangat berguna untuk memacu semangat atlet dan pelatih dalam menggembleng persiapan.

“Alhamdulillah, kami menargetkan 14 medali emas. Target ini memang berat, tetapi sekaligus menjadi cambuk bagi kami untuk terus mengejar kemenangan dan meningkatkan persiapan”, katanya.

Agus Priyanto juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan Bupati Bogor, Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, serta pengurus NPCI Kabupaten Bogor terhadap para atlet disabilitas.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak menjadi pilar penting dalam menjaga mental bertanding atlet menghadapi Peparda VII Jabar 2026. “Alhamdulillah, dukungan dari Bupati Bogor, NPCI sangat terbantu. Saya sangat mengapresiasi dukungan tersebut”, tambah Priyanto.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat perhatian dan dukungan terhadap atlet NPCI, terutama pada aspek kesehatan, gizi, serta pemenuhan kebutuhan fisik atlet selama menjalani pemusatan latihan hingga hari pertandingan nanti.

“Harapan kami, perhatian kepada para atlet NPCI terus meningkat, terutama dari sisi kesehatan. Itu sangat penting bagi kami dalam menghadapi Peparda”, pungkas Agus Priyanto.

Dengan mengombinasikan target 12 emas dari cabor para tenis meja dan 14 emas dari cabor para catur, NPCI Kabupaten Bogor mematok target total 26 medali emas pada Peparda VII Jawa Barat 2026.

Tim akan memperjuangkan target besar tersebut melalui latihan rutin, ajang uji coba, evaluasi berkelanjutan, pemeliharaan stamina, serta sinergi dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bogor. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *