Ipswich 2-4 Arsenal, Dowman Bersinar saat The Gunners Tekuk The Tractor Boys

Merayakan Gol – Gelandang serang Arsenal, Max Dowman, merayakan gol dengan rekan setimnya Noni Madueke saat membobol gawang Ipswich Town pada putaran ketiga Piala EFL atau Carabao Cup 2026/2027, di Portman Road Stadium, Rabu (16/9/2026) dini hari WIB. The Gunners menang 4-2 atas The Tractor Boys, dan melaju ke babak berikutnya. (Sumber foto: @i3merz/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Arsenal FC berhasil melewati adangan Ipswich Town FC, setelah meraih kemenangan 4-2 pada babak ketiga Piala EFL atau Piala Carabao 2026/2027. Hasil tersebut mengantarkan The Gunners ke babak keempat setelah tampil dominan di Portman Road Stadium, Rabu (16/9/2026) dini hari WIB.

Perhatian utama tertuju kepada Max Robert Dowman. Pemain berusia 16 tahun itu mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut, sekaligus mencatatkan gol pertama dalam kariernya untuk Arsenal. Mikel Merino dan Noni Madueke turut mencetak gol, sedangkan Ipswich Town membalas melalui Anis Mehmeti dan Chuba Akpom.

Dowman Buka Keunggulan Arsenal

Arsenal hanya membutuhkan tujuh menit untuk membuka keunggulan. Max Robert Dowman bekerja sama dengan Eberechi Eze melalui skema satu-dua sebelum melewati Cédric Kipré dan melepaskan tembakan ke sudut kiri bawah dari jarak dekat.

Sembilan menit kemudian, Arsenal menggandakan keunggulan. Bruno Guimarães memanfaatkan kesalahan umpan Christian Walton sebelum bola hasil umpan Mikel Merino yang sempat berubah arah diselesaikan Madueke dari sisi kanan kotak penalti.

Awal babak kedua kembali menjadi milik para penembak Meriam London. Max Dowman mencetak gol keduanya hanya dua menit setelah pertandingan dilanjutkan. Ia menerima umpan Martín Zubimendi sebelum melepaskan tembakan melengkung yang melewati Walton.

Merino kemudian menambah keunggulan Arsenal melalui penyelesaian dari tepi kotak penalti sebelum pertandingan memasuki satu jam. Situasi tersebut membuat The Gunners semakin nyaman mengendalikan permainan.

The Tractor Boys, julukan Ipswich Town, baru memperkecil ketertinggalan pada menit ke-62. Mehmeti memanfaatkan peluang yang dibangun setelah pemain pengganti Jack Clarke memberikan dampak langsung sejak masuk dari bangku cadangan.

Arsenal tetap mampu mengontrol pertandingan setelah itu. Namun, mantan penyerang The Gunners, Chuba Akpom, kembali memperkecil jarak pada menit-menit akhir. Tembakannya sempat mengenai pemain Arsenal sebelum berubah arah dan melewati Kepa Arrizabalaga.

Dowman Tunjukkan Potensinya

Penampilan Max Dowman menjadi salah satu catatan penting bagi Arsenal. Sebelum pertandingan, Mikel Arteta menegaskan bahwa pemain muda tersebut tetap harus berjuang mendapatkan menit bermain seperti pemain Arsenal lainnya.

Max Dowman kemudian menjawab kesempatan itu dengan performa menentukan. Ia mencatatkan tiga tembakan dan menyumbang 0,34 dari total 0,95 expected goals (xG) Arsenal.

Pemain produk Hale End Academy milik Arsenal tersebut juga memimpin The Gunners dalam jumlah duel yang dimenangi, yakni tujuh dari 15 duel. Ia turut memimpin tim dalam penguasaan bola yang berhasil direbut di sepertiga akhir dengan tiga kali.

Dowman Masuk Catatan Sejarah

Dowman menjadi pemain berusia 16 tahun kedua yang mencetak dua gol dalam satu pertandingan untuk klub Premier League di semua kompetisi. Sebelumnya, Wayne Rooney mencatatkan prestasi serupa bersama Everton ketika menghadapi Wrexham pada Oktober 2002, juga di Piala EFL.

Pada usia 16 tahun 258 hari, Dowman juga menjadi pemain termuda kedua yang mencetak gol untuk klub Premier League di Piala EFL. Cesc Fàbregas masih memegang rekor tersebut setelah mencetak gol untuk Arsenal pada usia 16 tahun 212 hari.

Jack Wilshere menempati posisi ketiga dengan usia 16 tahun 266 hari ketika mencetak gol untuk The Gunners. Pencapaian Max Dowman kini menempatkannya di antara deretan pemain muda yang mencatat sejarah dalam kompetisi tersebut. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *