Hasil Liga Champions: Comeback Epik! Real Madrid Hancurkan AS Roma 4-3 Berkat Antonio Rüdiger

Comeback Dramatis – Bek Real Madrid, Antonio Rüdiger merayakan bersama rekan-rekan setimnya usai mencetak gol pada pertandingan kedua League Phase Liga Champions UEFA 2026/2027 melawan AS Roma, di Stadio Olimpico, Italia, Kamis (15/10/2026) dini hari WIB. Los Blancos menang dramatis atas i Giallorossi dengan skor 4-3. (Sumber foto: @realmadrid/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Real Madrid Club de Fútbol mencatatkan kemenangan dramatis 4-3 atas Associazione Sportiva Roma atau AS Roma pada pertandingan kedua League Phase Liga Champions UEFA 2026/2027, di Stadio Olimpico, Italia, Kamis (15/10/2026) dini hari WIB.

Los Blancos sempat tertinggal 1-3 sebelum bangkit pada tujuh menit terakhir pertandingan. Carlos Espí, Endrick, dan Antonio Rüdiger menjadi bagian penting dalam kebangkitan tim asuhan José Mourinho tersebut.

Hasil ini terasa istimewa bagi José Mourinho yang menghadapi mantan klubnya. Sementara itu, AS Roma yang berjuluk i Giallorossi harus kehilangan keunggulan setelah tampil menjanjikan di hadapan pendukung sendiri.

Kemenangan tersebut juga diwarnai pencapaian Kylian Mbappé. Penyerang asal Prancis itu mencatatkan penampilan ke-100 di kompetisi Piala Eropa/Liga Champions UEFA sekaligus menyumbangkan gol bagi Real Madrid.

AS Roma Unggul, Mbappé Samakan Kedudukan

AS Roma langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Matías Soulé memperoleh peluang ketika laga baru berjalan 48 detik, tetapi tembakannya melebar tipis dari sasaran.

Mario Hermoso kemudian menguji Thibaut Courtois melalui tendangan melengkung. Kiper Real Madrid asal Belgia itu masih mampu menepis bola dengan penyelamatan gemilang. Paulo Dybala juga mendapatkan kesempatan melalui umpan tarik Nahuel Molina, tetapi upayanya belum menghasilkan gol.

AS Roma sempat kehilangan Manu Koné akibat cedera. Meski demikian, tuan rumah tetap mampu membuka keunggulan pada menit ke-20. Tembakan Marten de Roon dari luar kotak penalti mengalami perubahan arah setelah mengenai pemain lawan sehingga mengecoh Courtois.

Real Madrid tidak tinggal diam. Mbappé memanfaatkan kesalahan Hermoso untuk menaklukkan Pierluigi Gollini dan menyamakan kedudukan. Gol tersebut terasa istimewa karena lahir pada penampilan ke-100 Mbappé di Liga Champions UEFA.

Pencapaian itu sekaligus menambah catatan kontribusi golnya di sepak bola klub menjadi 500, terdiri atas 378 gol dan 122 assist. Jude Bellingham sebenarnya berpeluang membawa Real Madrid berbalik unggul sebelum turun minum, tetapi tembakannya justru melebar di sisi kanan gawang.

Dua Gol Malen Bawa AS Roma Menjauh

Memasuki babak kedua, AS Roma kembali meningkatkan tekanan. Donyell Malen membuka keran golnya setelah menerima umpan brilian Rodrigo Mora. Ia menaklukkan Thibaut Courtois melalui penyelesaian di tiang dekat.

Enam menit berselang, Malen kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, ia memaksimalkan umpan cerdas Matías Soulé untuk membawa AS Roma unggul 3-1.

Keunggulan dua gol membuat Real Madrid berada di bawah tekanan. Los Blancos sempat merayakan gol Kylian Mbappé setelah pertandingan melewati satu jam, tetapi wasit menganulirnya.

José Mourinho kemudian memasukkan sejumlah pemain pengganti untuk mengubah jalannya pertandingan. Keputusan tersebut menjadi titik balik ketika Endrick dan Carlos Espí ikut menghidupkan peluang Real Madrid untuk membalikkan keadaan.

Carlos Espí dan Endrick Bangkitkan Real Madrid

Real Madrid memperkecil ketertinggalan pada menit ke-83. Sundulan Endrick menyambut sepak pojok sempat ditepis Pierluigi Gollini. Namun, Carlos Espí dengan sigap menyambar bola muntah untuk mengubah skor menjadi 3-2.

Dua menit kemudian, Real Madrid kembali menghukum pertahanan tuan rumah. Endrick menyambut sepak pojok Arda Güler dengan sundulan tanpa kawalan yang membuat kedudukan kembali imbang 3-3.

AS Roma pun kehilangan keunggulan yang sebelumnya mereka bangun dengan susah payah. Real Madrid terus menekan hingga Antonio Rüdiger mencetak gol penentu pada menit ke-90 melalui tembakan yang melewati Gollini.

Gol tersebut memastikan kemenangan 4-3 bagi Los Merengues, julukan Real Madrid. Setelah tertinggal dua gol, pasukan Mourinho akhirnya menuntaskan kebangkitan dramatis dalam rentang tujuh menit. Rüdiger pun memberikan pukulan telak kepada mantan klubnya.

Endrick Unjuk Kemampuan, Güler Jadi Penggerak Serangan

Penampilan Endrick menjadi salah satu sorotan setelah ia berkontribusi langsung terhadap kebangkitan Real Madrid. Sebelum pertandingan, Mourinho sempat mendapat pertanyaan mengenai minimnya menit bermain penyerang muda asal Brasil tersebut.

Pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa Endrick memiliki masa depan cerah di klub. Penampilannya sebagai pemain pengganti kali ini memperlihatkan potensi yang dapat ia berikan kepada tim.

Dua upaya Endrick berperan penting dalam kebangkitan Real Madrid. Sundulan pertamanya menghasilkan bola muntah yang dimanfaatkan Carlos Espí, sedangkan sundulan berikutnya langsung menyamakan kedudukan.

Selain Endrick, Arda Güler juga layak mendapat perhatian. Dua assist melalui sepak pojok menjadi kontribusi penting dalam proses kebangkitan Los Blancos. Umpan-umpannya terbukti efektif ketika Real Madrid membutuhkan gol untuk mengejar ketertinggalan.

Güler tercatat telah menciptakan 31 peluang di lima liga top Eropa musim ini. Jumlah tersebut masih berada di bawah Lamine Yamal dengan 40 peluang, Michael Olise dengan 36 peluang, dan Florian Thauvin dengan 33 peluang.

Catatan tersebut memperkuat peluang Güler untuk kembali mengisi susunan pemain utama. Sementara itu, Endrick kemungkinan masih harus bersaing untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak karena Mbappé tetap menjadi pilihan utama di lini serang.

Mbappé Lampaui Rekor Lionel Messi

Selain menyumbangkan gol, Kylian Mbappé menorehkan pencapaian penting melalui penampilan ke-100 di kompetisi Piala Eropa/Liga Champions UEFA. Pada usia 27 tahun dan 298 hari, ia menjadi pemain termuda yang mencapai tonggak tersebut.

Mbappé melampaui rekor Lionel Messi yang mencatatkan penampilan ke-100 pada usia 28 tahun dan 84 hari pada 2015. Ia juga menjadi pemain kedelapan yang mencetak gol dalam pertandingan ke-100 di kompetisi tersebut.

Di Real Madrid, Mbappé mengikuti jejak Cristiano Ronaldo pada 2014 dan Toni Kroos pada 2019. Pencapaian itu melengkapi malam dramatis bagi Los Blancos yang sukses mengubah ketertinggalan 1-3 menjadi kemenangan 4-3.

Bagi AS Roma asuhan Gian Piero Gasperini, kegagalan mempertahankan keunggulan menjadi pekerjaan rumah tersendiri. Sebaliknya, Real Madrid memperoleh kemenangan berharga berkat kontribusi pemain pengganti dan gol penentu Rüdiger pada menit ke-90. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *