Mataredaksi.com, BOGOR – Club Brugge Koninklèk Voetbalverinin mencatat kemenangan dramatis 4-3 atas FC Inter Milan pada pertandingan kedua League Phase Liga Champions UEFA 2026/2027, di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, Italia, Selasa (13/10/2026) malam waktu setempat atau Rabu (14/10/2026) dini hari WIB.
Nicolò Tresoldi menjadi bintang kemenangan tim tamu setelah mencetak tiga gol dalam pertandingan yang menghadirkan tujuh gol tersebut. Penyerang Club Brugge KV itu membuka keunggulan melalui titik penalti, lalu menambah dua gol pada babak kedua.
Inter Milan berusaha mengejar ketertinggalan lewat dua gol Lautaro Martínez dan gol Ange-Yoan Bonny. Namun, gol Romeo Vermant di antara kedua gol tersebut membantu tim tamu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.
Hasil ini menjadi kemenangan pertama Club Brugge dalam kampanye Liga Champions musim ini. Sebaliknya, Inter Milan asuhan Cristian Chivu gagal memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri meski mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Tresoldi Buka Keunggulan Lewat Penalti
Club Brugge asuhan Ivan Leko sempat menghadapi tekanan pada awal pertandingan. Namun, tim tamu tetap mampu menciptakan ancaman melalui serangan balik cepat. Peluang penting hadir ketika Nicolò Tresoldi melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang.
Tak lama kemudian, Carlos Forbs melancarkan akselerasi dari wilayah pertahanannya sendiri sebelum Hakan Çalhanoğlu menghentikannya dengan pelanggaran di kotak penalti.
Tresoldi maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan baik. Pemain kelahiran Italia, dan bermain untuk tim nasional Jerman itu mengarahkan bola ke sudut kanan atas gawang untuk membawa Club Brugge unggul 1-0 pada menit ke-30.
Inter berusaha segera membalas. Çalhanoğlu hampir menebus kesalahannya melalui tembakan yang berubah arah, tetapi bola justru membentur mistar gawang. Lautaro Martínez sempat menyambut tendangan bebas Çalhanoğlu dengan sundulan, tetapi golnya tidak disahkan karena posisi offside.
Kapten Inter itu akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-44 setelah melewati Brandon Mechele sebelum menaklukkan kiper Club Brugge, Yann Sommer. Kedudukan 1-1 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Dua Gol Tambahan Lengkapi Hat-trick Tresoldi
Yann Sommer kemudian menunjukkan refleks penting pada awal babak kedua ketika menggagalkan peluang Lautaro. Penyelamatan tersebut membantu Club Brugge bertahan sebelum kembali mengambil kendali pertandingan.
Pada menit ke-63, Carlos Forbs memanfaatkan kesalahan Josep Martínez yang terlambat mengamankan bola. Forbs kemudian memberikan umpan kepada Tresoldi, yang dengan tenang menyelesaikan peluang ke gawang kosong untuk membawa Club Brugge unggul 2-1.
Sebelas menit berselang, Tresoldi kembali mencatatkan namanya di papan skor. Forbs menusuk ke dalam dan melepaskan tembakan yang dapat ditepis Josep Martínez. Tresoldi bergerak cepat menyambar bola muntah dan mencetak gol ketiganya pada menit ke-74.
Hat-trick tersebut membuat Club Brugge asuhan Ivan Leko unggul 3-1 dan menempatkan I Nerazzurri, julukan Inter Milan, dalam tekanan besar di hadapan pendukungnya sendiri.
Inter Bangkit, Vermant Menjaga Keunggulan Brugge
Inter belum menyerah meski tertinggal dua gol. Lautaro kembali memperkecil selisih skor pada menit ke-81 setelah tembakan Petar Sučić ditepis Sommer. Kapten Inter Milan, asal Argentina itu menyambar bola muntah untuk mengubah kedudukan menjadi 2-3.
Harapan tuan rumah untuk menyamakan skor kembali mendapat hambatan pada menit ke-87. Romeo Vermant menuntaskan serangan Club Brugge dengan mencungkil bola melewati Lautaro, yang berada di bawah mistar gawang setelah maju membantu pertahanan. Gol tersebut mengembalikan keunggulan dua gol bagi tim tamu.
Juara Serie A Italia musim 2025/2026 masih sempat mencetak gol pada menit ketiga masa tambahan waktu babak kedua. Ange-Yoan Bonny memotong ke dalam sebelum melepaskan tembakan ke sudut kanan atas gawang.
Skor berubah menjadi 3-4, tetapi waktu yang tersisa tidak cukup bagi Inter untuk menghindari kekalahan. Club Brugge akhirnya membawa pulang tiga poin dari San Siro setelah bertahan menghadapi tekanan terakhir tuan rumah.
Catatan Bersejarah bagi Tresoldi dan Club Brugge
Penampilan Tresoldi menjadi salah satu sorotan utama pertandingan. Tiga golnya membantu Blauw-Zwart atau “Biru-Hitam”, julukan Club Brugge KV, meraih kemenangan penting sekaligus menorehkan catatan individu bagi penyerang tersebut.
Menurut catatan dalam materi pertandingan, Tresoldi menjadi pemain Club Brugge pertama yang mencetak hat-trick di Liga Champions UEFA. Ia juga mencetak gol dalam dua pertandingan pembuka klub pada kampanye kompetisi ini.
Kemenangan di San Siro turut memperpanjang catatan positif Club Brugge ketika menghadapi klub-klub Italia. Tim Liga Pro Belgia tersebut kini telah memenangi tiga dari empat pertandingan terakhirnya di Liga Champions melawan wakil Italia, dengan satu kekalahan.
Bagi Inter, hasil ini menjadi pukulan setelah gagal mengendalikan pertandingan meski mencetak tiga gol. Statistik yang tercantum dalam materi sumber menunjukkan Inter membukukan 30 tembakan dengan nilai expected goals (xG) 3,93, sedangkan Club Brugge mencatat 18 tembakan dan xG 4,26.
Club Brugge pun meninggalkan San Siro dengan kemenangan 4-3 yang berharga. Sementara itu, Inter harus mengevaluasi kesalahan pertahanan dan efektivitas penyelesaian akhir setelah gagal mengamankan hasil di kandang sendiri. (MR-02)






