Bentuk Kepedulian Terhadap KRL, Fathoni Salurkan 113 Bantuan di Tujuh Kecamatan

ANGGOTA Komisi III DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKS, H. Achmad Fathoni, berfoto bersama warga usai penyaluran bantuan KRL di Perumahan Griya Bukit Jaya, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Jawa Barat, Minggu (28/9/2025). (Sumber foto: Dok. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera/Mataredaksi)

Mataredaksi.com, BOGOR – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS), H. Achmad Fathoni, kembali menyalurkan bantuan untuk Kampung Ramah Lingkungan (KRL) di daerah pemilihannya.

Program pokok pikiran (Pokir) ini berlangsung di Perumahan Griya Bukit Jaya, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (28/9/2025).

Fathoni menyerahkan 113 alat kepada 80 KRL aktif yang tersebar di tujuh kecamatan Bogor Timur. Bantuan itu berupa mesin press, baktor, gerobak, bioflok ikan, mesin pemotong rumput, perangkat hidroponik, dan dropbox sampah bernilai ekonomi.

Tahun ini, total bantuan yang disalurkan mencapai lebih dari 130 unit. Nilai anggarannya sekitar Rp600 juta.

“Ini tahun keempat saya menyalurkan aspirasi melalui DLH untuk KRL. Tujuannya agar KRL merasa diapresiasi Pemda, karena kiprah mereka besar bagi lingkungan. Penyaluran kami lakukan secara objektif sesuai tingkat keaktifan KRL”, kata Achmad Fathoni.

Resmikan Paguyuban Papeling

Selain menyerahkan bantuan, Fathoni juga meresmikan Pepeling (Peduli Pelestarian Lingkungan – Paguyuban Penggiat Lingkungan). Paguyuban ini beranggotakan KRL berpengalaman. Mereka akan mendampingi KRL baru yang masih menghadapi kendala.

Pepeling siap memberi edukasi, pendampingan, dan rekomendasi kebutuhan alat untuk tahun berikutnya. Saya berharap sinergi KRL dengan pemerintah desa semakin kuat”, tambahnya.

Warga Beri Apresiasi

Ketua RW 30, Cecep Syahrudin, mengapresiasi langkah ini. Ia menyebut warganya terbiasa mengelola sampah secara mandiri tanpa membuang ke TPA.

“Alhamdulillah warga RW 30 bisa mengelola sampah di tingkat RW. Terima kasih kepada Pemkab Bogor, DLH, dan Bapak Achmad Fathoni yang terus mengawal program lingkungan ini. Semoga menjadi motivasi bagi wilayah lain”, ucap Cecep.

Dengan adanya peralatan baru dan lahirnya Pepeling, gerakan KRL di Bogor Timur diharapkan semakin berkembang. Upaya pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan hidup dari hulu juga bisa semakin kuat. (MR-06)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *