Hasil AS Roma vs Torino: Gasperini Santai Hadapi Kekalahan, Fokus ke Derby della Capitale

STRIKER Torino, Giovanni Simeone melakukan selebrasi usai mencetak gol penentu ke gawang AS Roma pada giornata ketiga Serie A 2025/2026 di Stadio Olimpico, Minggu (14/9/2025) malam WIB. Il Toro sukses menekuk Serigala Ibukota dengan skor 1-0. (Sumber foto: X/@TorinoFC1906_En)

Mataredaksi.com, BOGOR – AS Roma harus menelan pil pahit di Stadio Olimpico setelah kalah 0-1 dari Torino pada giornata ketiga Serie A 2025/2026, Minggu (14/9/2025) malam WIB. Giovanni Simeone mencetak gol tunggal di menit ke-59 yang memutus catatan tak terkalahkan Roma di awal musim.

Jalannya Pertandingan

Roma tampil percaya diri sejak awal. Tuan rumah menguasai bola lebih banyak, sedangkan Torino mengandalkan skema bola mati. Sundulan Guillermo Maripan menit ke-12 memaksa Mile Svilar melakukan penyelamatan penting.

Gianluca Mancini memberi ancaman balik lewat tandukan, tetapi Franco Israel berhasil menepisnya. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 0-0.

Simeone akhirnya memecah kebuntuan di babak kedua. Ia bekerja sama dengan Cyril Ngonge sebelum menembak tajam ke gawang Roma. Gol itu memastikan keunggulan Torino.

Roma berusaha membalas. Soule melepaskan tembakan setengah voli di injury time, namun bola melenceng. Skor 0-1 bertahan hingga laga selesai.

Gasperini Tidak Panik

Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, menilai timnya masih tampil cukup baik meski kalah. Ia menekankan bahwa detail kecil membuat perbedaan.

“Pertandingan ditentukan oleh gol yang sebenarnya bisa dihindari. Energi sedikit menurun dalam suhu seperti ini dan segalanya menjadi lebih sulit”, ujar Gasperini.

“Secara keseluruhan, kami tidak bermain buruk. Kami hanya butuh pergerakan bola yang lebih cepat. Dari awal, kami kurang melakukan tembakan, umpan terakhir juga tidak tepat”, tambahnya.

Keputusan Taktis

Gasperini membuat kejutan dalam susunan pemain. Ia mencadangkan Artem Dovbyk dan Evan Ferguson, lalu memberi kesempatan kepada Paulo Dybala dan Matias Soule untuk memimpin lini depan. “Trio penyerang sejak awal memang memungkinkan peluang, tetapi kami tidak terlalu berbahaya di babak pertama”, jelas Gasperini.

Dybala bahkan harus keluar lebih cepat karena cedera ringan. “Semoga tidak serius. Ia merasakan sedikit masalah fisik”, kata sang pelatih.

Fokus ke Derby della Capitale

Meski kalah, Gasperini tidak larut dalam kekecewaan. Ia langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya melawan Lazio. “Kami harus segera bangkit. Derby selalu jadi pertandingan spesial. Kami akan menyiapkan diri sebaik mungkin”, ucapnya.

Dengan hasil ini, Roma tertahan di peringkat keempat dengan enam poin. Torino, yang baru mencatat kemenangan perdana, naik ke posisi ketujuh dengan empat poin. (MR-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *