Inggris Taklukkan World XI 3-2, Defoe Jadi Pahlawan di Soccer Aid 2026

Pada Laga Amal untuk Program UNICEF Raup Dana Miliaran Rupiah

Rayakan Gelar – Tim Inggris merayakan keberhasilan menjuarai Soccer Aid 2026 setelah mengalahkan World XI 3-2 di Stadion London, Minggu (31/5/2026) malam WIB. Selain menghadirkan pertandingan hiburan, ajang tahunan tersebut sukses mengumpulkan lebih dari 16 juta poundsterling mendukung program UNICEF di berbagai negara. (Sumber foto: thesun.co.uk)

Mataredaksi.com, BOGOR – Jermain Defoe tampil sebagai pahlawan saat Inggris mengalahkan World XI 3-2 dalam ajang Soccer Aid 2026, di London Stadium, Minggu (31/5/2026) malam WIB. Mantan striker Tottenham Hotspur itu mencetak dua gol yang membawa tim The Three Lions merebut kembali gelar tahunan pertandingan amal tersebut.

Kemenangan ini menjadi pelipur lara bagi Inggris setelah kalah telak dari World XI pada edisi sebelumnya, di Stadion Old Trafford. Bermain di hadapan publik sendiri, tim yang ditangani Harry Redknapp mampu menunjukkan permainan yang lebih efektif dan mengakhiri dominasi lawan.

Namun, hasil pertandingan bukan satu-satunya sorotan. Soccer Aid kembali membuktikan kekuatannya sebagai ajang penggalangan dana terbesar dalam sepak bola amal dengan mengumpulkan dana sebesar 16.462.353 poundsterling setara dengan sekitar Rp395.216.976.424 untuk UNICEF.

Pertandingan berlangsung cukup ketat sejak menit awal. Inggris dan World XI sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih dalam babak pertama yang berjalan hati-hati.

World XI sebenarnya memiliki kesempatan lebih dulu untuk membuka keunggulan. Nabhaan Rizwan memperoleh dua peluang emas, tetapi gagal memanfaatkannya menjadi gol.

https://www.thesun.co.uk/wp-content/uploads/2026/05/use-image-editorial-context-promote-1085165528_9e403d.jpg? ukuran kembali = 1734,1272&quality=90&strip=semua

Kegagalan tersebut akhirnya harus dibayar mahal. Pada menit ke-33, Inggris memecah kebuntuan melalui Damson Idris. Aktor yang membintangi film F1 itu memanfaatkan umpan matang dari Defoe sebelum melepaskan tembakan menggunakan bagian luar kaki yang tidak mampu dihentikan Edwin van der Sar.

Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda pada babak pertama dan membawa Inggris unggul 1-0 hingga turun minum.

Defoe Jadi Pembeda

Memasuki babak kedua, Inggris langsung meningkatkan intensitas serangan. Keputusan Harry Redknapp memainkan Defoe terbukti menjadi faktor penentu kemenangan. Mantan penyerang tim nasional Inggris itu mencetak dua gol hanya dalam rentang dua menit.

Gol pertama lahir melalui penyelesaian cerdik dari jarak dekat. Tidak lama berselang, Defoe kembali membuat penonton bersorak lewat lob spektakuler dari jarak sekitar 35 yard yang membuat kiper pengganti World XI, Chris O’Dowd, tidak berkutik.

Penampilan tersebut mengingatkan publik pada masa kejayaan Defoe saat bekerja sama dengan Redknapp di Tottenham Hotspur. Dengan keunggulan tiga gol, Inggris mulai menurunkan tempo permainan dan memberi kesempatan kepada sejumlah pemain lain untuk tampil.

https://static.standard.co.uk/2026/05/31/21/01KSZMP0YY5GCNM663V98V6M.jpg? kualitas=75&auto=webp&width=960

World XI Bangkit Terlambat

Meski tertinggal cukup jauh, World XI tidak menyerah begitu saja. Tim yang berisi gabungan mantan pemain profesional dan selebritas internasional itu mencoba bangkit pada menit-menit akhir.

Michael Essien memperkecil ketertinggalan sebelum Tim Cahill menambah satu gol lagi menjelang pertandingan berakhir.

Dua gol tersebut sempat membuat Inggris berada dalam tekanan. Namun, mereka mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan 3-2 memastikan Inggris merebut kembali trofi Soccer Aid untuk pertama kalinya sejak 2024.

Meski pertandingan berlangsung seru, tujuan utama Soccer Aid tetap menjadi sorotan terbesar. Dana lebih dari 16 juta poundsterling yang berhasil dikumpulkan akan digunakan UNICEF untuk membantu anak-anak yang membutuhkan di berbagai negara.

Karena itu, kemenangan Inggris menjadi pelengkap dari sebuah malam yang sukses, tidak hanya bagi para pemain dan suporter, tetapi juga bagi jutaan anak yang akan menerima manfaat dari program kemanusiaan UNICEF di seluruh dunia. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *