Sarina Wiegman Puji Penampilan The Lionesses

Expression

MANAJER Timnas Inggris, Sarina Wiegman sedang mengamati anak asuhnya pada pertandingan kedua fase Grup D Piala Eropa Wanita UEFA 2025, di Stadion Letzigrund di Zürich, Swiss, Rabu (9/7/2025) malam WIB. (Sumber Foto: X/@WEURO2025)

Mataredaksi.com, Swiss – Manajer Timnas Inggris, Sarina Wiegman memuji “respon luar biasa” timnya, setelah “The Lionesses” bangkit dari kekalahan pada pertandingan pembukaan di Euro 2025 untuk mengalahkan Belanda 4-0.

Brace dari Lauren James dan gol dari Georgia Stanway, serta Ella Toone memberi Inggris kemenangan telak tatkala bermain, di Stadion Letzigrund di Zürich, Swiss dan membawa mereka ke posisi kedua di Grup D.

Dan, Wiegman memuji kemampuan Leah Williamson dan kolega untuk mengabaikan kekalahan Inggris dari Prancis. “Respon tim setelah pertandingan melawan Prancis (yang paling membuat saya terkesan)”, katanya kepada BBC Sport.

“Bagaimana kami bersatu, bagaimana kami bermain di lapangan dan, tentu saja, saya sangat senang dengan skor ini karena itu sangat membantu karena selisih gol dapat membuat perbedaan”.

“Juga, hari-hari menjelang pertandingan ini, bagaimana kami saling memandang dan berkata ‘Oke, apa yang harus kita lakukan?’ dan pelaksanaan rencana permainan saya pikir itu sangat membantu”.

“Saya pikir Belanda kesulitan untuk mempertahankan level ini. Kami melakukannya dengan sangat baik. Saya sangat bangga dengan tim ini. Kami belum sampai di sana, namun ini adalah respons yang luar biasa”.

Inggris tampil agresif sejak awal melawan Belanda dan memimpin 2-0 saat turun minum berkat tendangan ganas James dan tendangan jarak jauh Stanway.

James menambah satu gol lagi setelah turun minum, sebelum Toone melengkapi skornya, dan Wiegman mengaku terkejut dengan skornya. “Saya tidak mengharapkan skor 4-0. Sama sekali tidak”, katanya.

“Pertama-tama, tentu saja Anda ingin menang, dan jika Anda bisa menang dengan lebih dari dua gol maka Anda tahu bahwa Anda hampir berada di posisi terbaik menjelang pertandingan melawan Wales. Semuanya sangat bagus malam ini”.

“Ini memang terlihat seperti tim yang lebih seimbang. Anda juga memainkan lawan yang sangat berbeda yang juga ingin menguasai bola”, ungkap pelatih berumur 55 tahun ini.

“Saya pikir pertandingan Prancis dan Belanda sulit untuk dibandingkan. tetapi hari ini, setidaknya, tim terlihat seperti tim yang seimbang”, lanjut teknisi kelahiran Den Haag, Belanda.

“Kami berbicara tentang bermain sebaik mungkin, rencana permainan, bagaimana kami bisa memanfaatkan ruang dan bagaimana kami bisa memenangkan pertandingan”, Sarina Wiegman menambahkan.

“Tentu saja, tepat sebelum jeda Anda bisa merasakan bahwa (Belanda) sedang kesulitan dan kami benar-benar ingin mendapatkan gol kedua. Itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Namun itu sangat bagus bagi kami saat jeda untuk unggul 2-0”, pungkas Wiegman.

Lauren James menambahkan: “Saya sangat menikmatinya. Gol menjelaskan semuanya. Kami bangkit dari pertandingan sebelumnya dan hari ini kami menunjukkan bahwa kami lebih dari mampu menunjukkan kepada dunia apa yang bisa kami lakukan”.

“Saya hanya berusaha melakukan yang terbaik di setiap pertandingan. Mudah-mudahan, seiring berjalannya pertandingan, saya semakin terlibat”, ujarnya.

Inggris menghadapi Wales dalam pertandingan grup terakhir mereka, di Stadion AFG Arena, di St. Gallen, pada Senin (14/7/2025) dini hari WIB, di mana kawanan ‘Singa Betina’ berusaha untuk memastikan satu tempat di babak sistem gugur turnamen. (MR-1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *