Mataredaksi.com, BOGOR – Puncak Festival Film Kabupaten Bogor 2026 di Auditorium Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor, Jalan Tegar Beriman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (20/9/2026), berlangsung sukses dan meriah.
Sebanyak 40 kecamatan mengikuti festival tersebut dengan mengirimkan karya film masing-masing. Ajang ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi. Festival tersebut juga menjadi wadah pencarian talenta baru di sektor ekonomi kreatif bidang perfilman.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kabupaten Bogor, Ria Marlisa, mengatakan festival itu mengusung tema “Edukasi dalam Negeri”. Setiap kecamatan mengirimkan dua film untuk mengikuti rangkaian penilaian.
“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan kegiatan Festival Film Kabupaten Bogor 2026 yang diikuti oleh 40 kecamatan dan menghasilkan beberapa juara dari penganugerahan yang tadi digelar”, ujar Ria kepada wartawan.
Festival Membuka Ruang bagi Sineas Muda
Ria menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki tujuan lebih luas daripada sekadar mencari pemenang. Pemerintah Kabupaten Bogor ingin menemukan talenta baru. Khususnya, talenta yang dapat berkembang di sektor ekonomi kreatif bidang perfilman.
“Tujuan festival film ini digelar untuk mendapatkan talenta-talenta sineas baru di ekonomi kreatif sektor film, selain itu kita juga ingin memberikan edukasi kepada masyarakat terutama generasi muda melalui film”, ucapnya.
Selanjutnya, panitia dan pemerintah daerah menyiapkan langkah lanjutan untuk karya-karya peserta. Ria menyebut sejumlah film akan disampaikan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor.
Film-film tersebut nantinya dapat menjadi bahan edukasi di sekolah. Selain itu, Kementerian Kebudayaan yang hadir dalam kegiatan tersebut juga akan membawa beberapa film hasil festival.
“Filmnya akan dibawa sama Kementerian Kebudayaan untuk edukasi ke sekolah-sekolah se-Indonesia”, tuturnya.
Film Ciawi Soroti Persoalan Sampah
Dari berbagai karya yang mengikuti festival, film “Nilai Yang Tersisa” dari Kecamatan Ciawi meraih Juara 1 kategori Film Terbaik. Karya tersebut mengangkat persoalan sampah sebagai isu utama.
Ria memberikan apresiasi khusus terhadap pesan dalam film tersebut. Menurutnya, isu sampah perlu mendapat perhatian sejak tingkat paling bawah. Terutama, dengan melibatkan generasi muda.
“Luar biasa sekali film yang juara 1 tadi mengangkat permasalahan sampah, ini yang kita inginkan sebenarnya bahwa masyarakat bisa mengelola sampah dari tingkat paling bawah, terutama dari generasi muda”, paparnya.
Karena itu, Ria mendorong tumbuhnya kesadaran terhadap persoalan sampah sejak usia sekolah. Ia berharap generasi muda ikut mengambil peran dalam menjaga lingkungan Kabupaten Bogor.
“Kalau generasi muda kita peduli sampah tentu Kabupaten Bogor tidak ada lagi darurat sampah, itu yang kita harapkan ke depan karena pendidikan adik-adik kita di tingkat SD itu tentu lebih baik kepekaannya terhadap sampah dibandingkan kita yang sudah dewasa ini”, sambungnya.
Untuk tahun berikutnya, Ria berharap, Festival Film Kabupaten Bogor kembali hadir. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjaga ruang kreativitas. Selain itu, festival juga dapat memperkuat perkembangan sektor perfilman daerah.
Ule Minta Camat Perkuat Dukungan
Ketua Festival Film Kabupaten Bogor 2026, Tubagus Ule Sulaiman, turut menyampaikan rasa syukur. Kegiatan tersebut melibatkan 40 kecamatan di Kabupaten Bogor.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan sukses walaupun ada sejumlah kendala, tapi pak Bupati Bogor alhamdulillahnya sudah membantu secara fasilitas hingga pendanaan”, kata Ule.
Setelah festival berlangsung, Ule meminta para camat memberi perhatian lebih besar. Menurutnya, dukungan tersebut penting untuk perkembangan perfilman di wilayah masing-masing.
Ia melihat banyak sineas muda di Kabupaten Bogor yang memiliki potensi. Karena itu, Ule berharap pemerintah kecamatan ikut membuka ruang bagi mereka.
Lebih lanjut, Ule menilai dukungan tersebut tidak cukup hanya dalam bentuk perhatian. Ia juga berharap pemerintah kecamatan membantu pendanaan bagi pengembangan industri perfilman.
“Camatnya harus support karena Camat belum terlalu aktif berperan, maka saya minta ditingkatkan seperti dibantu pendanaannya terhadap industri perfilman di tiap kecamatan”, harapnya.
Daftar Peraih Festival Film Kabupaten Bogor Award 2026
Festival Film Kabupaten Bogor Award 2026 menghasilkan 12 kategori penghargaan. Kecamatan Ciawi meraih posisi teratas melalui film “Nilai Yang Tersisa”.
Sementara itu, Kecamatan Cibinong dan Cisarua menempati posisi berikutnya. Berikut daftar lengkap pemenang dan nominasi:
- Juara 1: Kecamatan Ciawi – “Nilai Yang Tersisa”
- Juara 2: Kecamatan Cibinong – “Patik”
- Juara 3: Kecamatan Cisarua – “Halimun Kandel Tina Atikan”
- Sutradara Terbaik: Aditya Nugraha – Kecamatan Cisarua
- Cerita Terbaik: Melissa Erjani – Kecamatan Tajur Halang
- Aktor Terbaik: Rizky Aditya Maulidin – Kecamatan Citeureup
- Kameramen Terbaik: Erzan Fauzi – Kecamatan Cibinong
- Artistik Terbaik: Kecamatan Cibinong
- Editor Terbaik: Kecamatan Ciawi
- Aktris Terbaik: Nabila Putri – Kecamatan Leuwiliang
- Peran Pembantu Wanita Terbaik: Anisa Fadillah – Kecamatan Leuwiliang
- Peran Pembantu Pria Terbaik: M. Rifqi – Kecamatan Cibungbulang.
(MR-06)






