Mataredaksi.com, BOGOR – Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, mengajak umat muslim di Kabupaten Bogor untuk membumikan Al-Qur’an melalui Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-47 tingkat Kabupaten Bogor. Acara dibuka secara resmi di Lapangan Panahan Stadion Pakansari, Jalan Lingkar Ipik Gandamana, Kecamatan Cibinong, pada Sabtu (25/10/2025) malam WIB.
Selain Wakil Bupati, hadir pula Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bogor, perwakilan Forkopimda, Sekda Kabupaten Bogor, jajaran MUI, Ketua LPTQ, para camat, tokoh masyarakat, dan alim ulama. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya MTQ sebagai sarana edukasi dan pembumian Al-Qur’an di masyarakat.
MTQ Bukan Sekadar Lomba
“Penyelenggaraan MTQ bukan sekadar lomba, tetapi wadah strategis untuk mendalami Al-Qur’an. Melalui MTQ ini, kita ingin mensyiarkan Al-Qur’an secara luas di Kabupaten Bogor”, ujar Jaro Ade, panggilan akrab Wakil Bupati.
Ia menekankan bahwa kecintaan terhadap Al-Qur’an tidak cukup hanya membaca (tilawah). “Interaksi yang sempurna harus meliputi menghafal, memahami kandungan, dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari”, tambahnya.
Selain itu, Jaro Ade berharap MTQ menjadi momentum untuk menjadikan Cahaya Al-Qur’an sebagai pedoman pembangunan Kabupaten Bogor. Ia juga mendorong peserta agar menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjunjung tinggi sportivitas. Dewan hakim diingatkan menilai secara profesional sehingga lahir qori dan qoriah berkualitas.
Peran Kemenag dan Tokoh Masyarakat
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bogor, Syukri Ahmad Fanani, menuturkan bahwa MTQ ini berhasil menyatukan seluruh tokoh masyarakat dan ulama.
“Hari ini semua berkumpul untuk berkolaborasi membangun Kabupaten Bogor, menegaskan identitas daerah sebagai lumbung pesantren dan madrasah”, ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa MTQ mencerminkan komitmen kolektif untuk membumikan Al-Qur’an sekaligus menegakkan syiar Islam di wilayah mayoritas muslim.
Ragam Cabang Lomba MTQ
MTQ ke-47 Kabupaten Bogor mengusung tema: “Cahaya Al-Qur’an, Semangat Menuju Kabupaten Bogor Istimewa dan Gemilang, Maju, Sejahtera, Berlandaskan Iman dan Takwa”, dan berlangsung 25–28 Oktober 2025 di Kecamatan Cibinong.
Beberapa cabang lomba yang dipertandingkan meliputi:
-
Tilawah: dewasa, remaja, tuna netra, dan murottal.
-
Tahfidz: 1, 5, 10, 20, hingga 30 juz.
-
Tafsir: bahasa Arab, Inggris, dan Indonesia.
-
Kaligrafi Al-Qur’an: seni menulis indah Al-Qur’an.
-
Makalah Ilmiah Al-Qur’an (MIQ).
-
Fahmil Qur’an: cerdas cermat kandungan Al-Qur’an.
-
Syarhil Qur’an: penyampaian isi Al-Qur’an dengan puitis dan dramatis.
-
Murottal Qira’at Sab’ah: remaja dan dewasa.
Selain itu, panitia dan LPTQ Kabupaten Bogor bertugas menjamin pelayanan, kenyamanan, dan keamanan acara. Mereka juga melakukan pembinaan intensif terhadap peserta terbaik, agar siap mewakili Kabupaten Bogor di MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat.
Momentum untuk Mengamalkan Al-Qur’an
Jaro Ade menegaskan pentingnya integrasi antara tilawah, hafalan, dan pemahaman Al-Qur’an.
“Kita ingin setiap peserta tidak hanya mahir membaca, tetapi juga mampu menghayati, memahami, dan mengamalkan kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari”, ujarnya.
Oleh karena itu, MTQ ke-47 diharapkan menjadi titik balik bagi masyarakat Kabupaten Bogor untuk menempatkan Cahaya Al-Qur’an sebagai pedoman utama pembangunan daerah.
Terlebih lagi, melalui kegiatan ini, Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wilayah maju, sejahtera, dan berlandaskan iman serta takwa, sambil menyiarkan nilai-nilai Al-Qur’an di seluruh lapisan masyarakat.
“Mari jadikan momentum ini sebagai titik balik untuk menjadikan Cahaya Al-Qur’an pedoman dalam pembangunan Kabupaten Bogor tercinta”, tutup Jaro Ade.
(MR-06)






