Mataredaksi.com, BOGOR – Leicester City meraih kemenangan dramatis 2-1 atas West Bromwich Albion pada matchday ke-26 EFL Championship Sky Bet 2025/2026 di Stadion King Power, Selasa (6/1/2026) dini hari WIB. Abdul Fatawu menjadi pahlawan kemenangan lewat tendangan voli spektakuler pada menit ke-94.
Kemenangan ini sangat krusial bagi Leicester City. The Foxes sempat berada di ambang hasil imbang sebelum gol telat Fatawu memastikan tiga poin penuh bagi tim asuhan Martí Cifuentes.

Awal Cepat Leicester, Ayew Pecah Kebuntuan
Leicester langsung tampil agresif sejak menit awal pertandingan. Caleb Okoli dan Jeremy Monga lebih dulu mencoba peruntungan, meski belum mengarah tepat ke gawang.
Tekanan berkelanjutan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-17. Rangkaian serangan cepat dari sisi kanan diakhiri dengan umpan tarik Jordan James yang diselesaikan Jordan Ayew dengan tenang. Gol tersebut membawa Leicester unggul 1-0.
Namun, Leicester gagal menjaga momentum. Intensitas permainan menurun dan West Brom mulai menemukan ritme permainan mereka.

Grant Samakan Skor, West Brom Bangkit
West Brom menyamakan kedudukan tak lama setelah setengah jam laga berjalan. Kapten Alex Mowatt mengirim umpan terobosan matang yang membelah pertahanan Leicester.
Karlan Grant menyambut bola dengan satu sentuhan sebelum melepaskan tembakan mendatar ke sudut kanan bawah gawang. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum dan mencerminkan jalannya pertandingan yang semakin seimbang.
Tekanan West Brom dan Aksi Gemilang Stolarczyk
Memasuki babak kedua, West Brom tampil lebih berani dan agresif. Pada menit ke-52, sebuah tembakan yang terdefleksi nyaris membawa The Baggies unggul, tetapi bola hanya membentur tiang kanan gawang.
Kiper Leicester, Jakub Stolarczyk, kemudian tampil gemilang. Ia menggagalkan peluang Aune Heggebo, serta menahan tembakan Samuel Iling-Junior dan George Campbell. Penampilan solid Stolarczyk membuat Leicester tetap bertahan dalam tekanan.

Voli Telat Fatawu Tentukan Kemenangan
Saat laga tampak akan berakhir imbang, Leicester melancarkan serangan terakhir. Umpan silang Stephy Mavididi disambut Abdul Fatawu dengan tendangan voli keras di depan gawang pada menit ke-94.
Bola meluncur mulus ke gawang West Brom dan mengunci kemenangan 2-1 bagi tuan rumah. Louis Page hampir menambah gol ketiga sesaat setelahnya, tetapi peluang emas tersebut gagal dimanfaatkan.
Data Bicara: Hasil Pahit bagi Baggies
Secara statistik, West Brom sebenarnya tampil lebih dominan. Mereka mencatat expected goals (xG) sebesar 1,07 dari 16 tembakan. Leicester hanya menghasilkan xG 0,81 dari 11 percobaan.
Meski begitu, kekalahan ini memperpanjang catatan buruk West Brom dengan 10 kekalahan tandang beruntun, rekor terburuk mereka dalam hampir satu abad, sekaligus membuat mereka terpuruk di posisi ke-18 klasemen Championship.
Di kubu Leicester, Jordan James tampil menonjol dengan menciptakan empat peluang, merebut kembali penguasaan bola sembilan kali, serta memenangkan seluruh duel tekel yang ia lakukan. (MR-01)






