BMKG Tekankan Integritas ASN dan Kesiapsiagaan Bencana pada HUT Ke-54 KORPRI

HUT KORPRI – Pelaksana tuas (Plt.) Sekretaris Utama BMKG, Guswanto ketika bertindak sebagai pembina upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), di Halaman Kantor Pusat BMKG, Jln, Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Senin (1/12/2025). Ia merefleksikan tekad ASN untuk menjaga persatuan, soliditas, integritas, serta kemandirian dalam menjalankan tugas. (Sumber foto: Dok. Humas BMKG Pusat/Mataredaksi)

Mataredaksi.com, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memanfaatkan momentum Hari Ulang Tahun Ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) untuk meneguhkan komitmen pelayanan publik dan kesiapsiagaan bencana. Selain itu, agenda ini menjadi pengingat bagi seluruh aparatur agar tetap berpegang pada integritas di tengah meningkatnya tantangan layanan masyarakat.

https://i0.wp.com/content.bmkg.go.id/wp-content/uploads/IMG_8735.jpg?ssl=1

Penguatan Peran ASN dalam Layanan Publik

Pelaksana tugas (Plt.) Sekretaris Utama BMKG Guswanto menegaskan bahwa ASN harus menjaga soliditas dan loyalitas kepada masyarakat. Selain itu, ia menilai tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju” mencerminkan tekad aparatur untuk bekerja lebih adaptif.

“ASN hadir untuk melayani dengan sepenuh hati”, ujar Guswanto. Ia kemudian mengingatkan bahwa risiko bencana hidrometeorologi meningkat, sehingga aparatur wajib merespons lebih cepat dan lebih peka di lapangan.

Fokus Bencana dan Seruan Empati Sosial

Menurut Guswanto, banyak wilayah membutuhkan dukungan segera, terutama Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Karena itu, ia mengajak seluruh ASN meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir.

https://i0.wp.com/content.bmkg.go.id/wp-content/uploads/IMG_8846-1.jpg?ssl=1

“Kita harus saling membantu. Bencana terjadi di banyak daerah, dan masyarakat membutuhkan aparatur yang siap bergerak”, ucapnya. Selain itu, ia menyoroti pentingnya menjaga kesinambungan layanan meski kondisi darurat berlangsung.

KORPRI sebagai Penopang Layanan dari Sabang hingga Merauke

Sejak terbentuk pada 1971, KORPRI terus mendorong peningkatan profesionalisme dan integritas abdi negara. Selanjutnya, Guswanto menilai peningkatan kesejahteraan anggota menjadi bagian penting untuk memperkuat kualitas layanan.

Ia menyebut dedikasi aparatur harus berjalan seiring dengan inovasi layanan, terutama karena masyarakat mengharapkan proses yang lebih cepat, efektif, dan transparan. Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa nilai kejujuran, tanggung jawab, dan konsistensi tidak boleh luntur.

https://i0.wp.com/content.bmkg.go.id/wp-content/uploads/IMG_8910.jpg?ssl=1

ASN Dituntut Beradaptasi di Era Digital

Guswanto menegaskan bahwa ASN harus mengikuti perkembangan digital untuk memenuhi kebutuhan publik. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 memperkuat profesionalisme, merit sistem, dan integritas sebagai fondasi reformasi birokrasi.

“Kita harus menjaga semangat reformasi agar layanan publik semakin mudah diakses”, katanya. Selanjutnya, ia meminta seluruh aparatur fokus pada solusi yang memudahkan masyarakat, bukan menambah beban mereka.

Delapan Tekad untuk Kesiapsiagaan KORPRI

Seluruh ASN BMKG diminta mengamalkan 8 Tekad Kesiapsiagaan KORPRI, yakni:

  1. Memperkuat persatuan dan soliditas korps,

  2. Menegakkan netralitas dan integritas,

  3. Meningkatkan profesionalisme dan kompetensi,

  4. Menjunjung nilai kejujuran dan tanggung jawab,

  5. Meningkatkan kepedulian terhadap bencana,

  6. Mendorong optimalisasi pendapatan negara dan daerah,

  7. Mengawal reformasi birokrasi,

  8. Menjaga nama baik KORPRI dan ASN.

Menurut Guswanto, seluruh tekad ini harus melekat dalam langkah ASN saat menutup 2025 dan menyongsong 2026.

https://i0.wp.com/content.bmkg.go.id/wp-content/uploads/DSC03329.jpg?ssl=1

Apresiasi untuk ASN Berprestasi

Sebagai penutup, BMKG memberikan apresiasi kepada pegawai yang menorehkan prestasi dalam kompetisi antar-instansi. Selain itu, langkah ini mendorong budaya kerja yang sehat, produktif, dan berdaya saing. (MR-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *