Mataredaksi.com, BOGOR – Newcastle United harus puas berbagi poin dengan Liverpool setelah gagal mempertahankan keunggulan pada pertandingan pekan pembuka Liga Premier 2026/2027. Sempat dua kali memimpin, The Magpies akhirnya kebobolan pada masa tambahan waktu melalui penalti Dominik Szoboszlai.
Pertandingan yang dihelat di Stadion St James’ Park, Newcastle upon Tyne, Inggris, Minggu (28/8/2026) malam WIB itu berakhir 2-2. Hasil tersebut membuat debut Matthias Jaissle sebagai pelatih Newcastle United belum berbuah kemenangan.
Di kubu lawan, Liverpool juga menjalani pertandingan kompetitif pertamanya bersama pelatih baru, Andoni Iraola. The Reds sempat kesulitan membangun serangan, tetapi berhasil membawa pulang satu poin setelah mencetak gol pada penghujung laga.
Newcastle Unggul Lebih Dulu
Newcastle United memulai pertandingan dengan agresif, setelah seremoni penghormatan kepada Kevin Keegan sebelum laga. Anthony Elanga memanfaatkan serangan balik pada menit kelima.
Pemain sayap asal Swedia tersebut menyelesaikan peluang dengan baik untuk membawa Newcastle unggul 1-0. Gol itu sekaligus mengakhiri paceklik Elanga di Liga Premier. Ia terakhir kali mencetak gol di kompetisi tersebut saat masih memperkuat Nottingham Forest.
Liverpool berusaha segera memberikan respons. Florian Wirtz sempat mendekati gawang Newcastle, tetapi usaha The Reds belum cukup mengancam Lukáš Horníček. Penjaga gawang asal Republik Ceko tersebut masih mampu menjaga keunggulan timnya hingga babak pertama berakhir.
Liverpool Bangkit, Willock Membalas
Liverpool akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-55. Florian Wirtz mengirim bola kepada Cody Gakpo yang kemudian melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Tendangan Gakpo meluncur ke pojok kiri bawah dan gagal dijangkau Horníček. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Newcastle langsung merespons. Joe Willock menjadi aktor utama ketika tuan rumah kembali unggul melalui serangan cepat yang dibangun Yoane Wissa.
Willock bahkan baru berada di lapangan selama 176 detik setelah masuk sebagai pemain pengganti ketika mencetak gol tersebut. Keunggulan itu seharusnya bisa diperlebar. Wissa mendapat sejumlah peluang bagus, tetapi gagal memanfaatkannya.
Penyerang Newcastle tersebut sempat menyambut umpan silang Lewis Hall, tetapi penyelesaiannya tidak menghasilkan gol. Wissa kembali mengancam dari jarak dekat, namun Alisson Becker berhasil menggagalkan peluang tersebut.
Szoboszlai Selamatkan Liverpool
Kegagalan Newcastle memanfaatkan peluang menjadi petaka pada penghujung laga. Lewis Hall melakukan pelanggaran terhadap Víctor Muñoz di dalam kotak penalti dan wasit langsung menunjuk titik putih.
Dominik Szoboszlai maju sebagai eksekutor. Gelandang Liverpool itu menjalankan tugasnya dengan sempurna melalui tendangan keras yang menggetarkan gawang Newcastle. Gol pada menit kesembilan masa tambahan waktu tersebut mengubah skor menjadi 2-2.
Alexander Isak, mantan pemain Newcastle yang kini memperkuat Liverpool tidak mengambil penalti. Szoboszlai mendapat kepercayaan untuk menjadi eksekutor dan berhasil menyelamatkan The Reds dari kekalahan.
Hasil imbang ini memperpanjang catatan buruk Newcastle United saat menghadapi Liverpool. The Magpies kini belum pernah menang dalam 20 pertemuan terakhir melawan The Reds di Liga Premier.
Liverpool juga menyamai catatan tak terkalahkan terpanjang tim tamu di markas Newcastle. The Reds telah melewati 10 pertandingan tanpa kekalahan di St James’ Park, menyamai catatan Manchester City pada periode 2007 hingga 2017.
Liverpool dan Newcastle Punya Pekerjaan Rumah
Liverpool mempertahankan rekor tidak terkalahkan dalam pertandingan pembuka Liga Premier selama 14 musim beruntun sejak 2013/2014. Catatan tersebut menjadi yang terpanjang di kompetisi.
Namun, Andoni Iraola tetap memiliki sejumlah pekerjaan rumah. Dua gol Newcastle lahir melalui serangan cepat yang membuat lini belakang Liverpool kesulitan mengantisipasi pergerakan lawan.
Sejak awal musim lalu, The Reds telah kebobolan sembilan gol dari situasi serangan balik. Jumlah itu menjadi yang terbanyak dibandingkan seluruh klub Liga Premier.
Newcastle juga perlu memperbaiki kemampuan mempertahankan keunggulan. The Magpies tercatat kehilangan 29 poin dari posisi menang di Liga Premier sejak awal musim lalu.
Hanya VfL Wolfsburg, yang memiliki catatan lebih buruk di antara klub dari lima liga top Eropa. Klub Bundesliga Jerman tersebut kehilangan 33 poin dari posisi unggul pada periode yang sama.
Bagi Jaissle, kegagalan mempertahankan kemenangan tentu menjadi pukulan. Newcastle sudah berada di ambang tiga poin sebelum penalti Szoboszlai mengubah keadaan pada menit kesembilan masa tambahan waktu.
Sementara itu, Iraola setidaknya membawa pulang satu poin dari klub kaya raya atau “klub sultan”, St James’ Park. Namun, penampilan Liverpool masih menyisakan sejumlah catatan yang harus segera diperbaiki. (MR-01)






