Mataredaksi.com, BOGOR – Associazione Calcio Milan atau AC Milan harus puas bermain imbang 1-1 saat bertandang ke markas Unione Sportiva Sassuolo Calcio pada pertandingan pekan keenam Serie A Italia 2026/2027. Laga ini berlangsung di Stadion MAPEI – Città del Tricolore, Minggu (11/10/2026) malam WIB.
Adrien Rabiot membawa Il Diavolo Rosso unggul pada menit ke-63, tetapi Cas Odenthal menyamakan kedudukan lima menit kemudian untuk memastikan kedua tim berbagi poin.
AC Milan Pertahankan Tren Positif di Awal Musim
Hasil ini membuat AC Milan tetap mempertahankan catatan belum terkalahkan dalam enam pertandingan pertamanya di Serie A musim ini. Meski demikian, tim asuhan Rúben Amorim gagal mengamankan kemenangan, setelah US Sassuolo Calcio meningkatkan tekanan pada babak kedua.
Rabiot sempat membawa tim “Iblis Merah” berada di jalur kemenangan melalui penyelesaian apik dari sisi kiri kotak penalti. Namun, Odenthal merespons dengan cepat lewat tembakan yang menembus kerumunan pemain di area pertahanan AC Milan.
Babak Pertama Berjalan Ketat
Kedua tim membutuhkan waktu untuk menemukan ritme permainan. Sassuolo lebih dahulu mencoba mengancam melalui tembakan jarak jauh Darryl Bakola, tetapi upaya tersebut belum menghasilkan gol. Vasilije Adžić dan Armand Laurienté juga gagal mengarahkan tembakan mereka ke sasaran.
AC Milan kemudian meningkatkan tekanan. Adrien Rabiot hampir membuka keunggulan setelah menyambut bola dengan sundulan, tetapi upaya gelandang asal Prancis itu hanya membentur mistar gawang.
Memasuki masa tambahan waktu babak pertama, Rossoneri, masih sebutan AC Milan, memperoleh sejumlah peluang. Diego Moreira melepaskan tendangan voli dalam situasi tertekan, tetapi kiper Arijanet Muric mampu menepis bola. Muric kembali menunjukkan refleksnya ketika menggagalkan sundulan Strahinja Pavlović.
AC Milan juga meminta hadiah penalti setelah Duje Ćaleta-Car terlihat menarik Gonçalo Ramos. Namun, wasit tidak mengabulkan permintaan tersebut. Ramos kemudian mencoba mencetak gol melalui tembakan dari sisi kiri, tetapi bola melenceng dari sasaran.
Kedua tim akhirnya menutup babak pertama tanpa gol, meskipun Mike Maignan dan kawan-kawan sempat memberikan tekanan lebih besar menjelang turun minum.
Rabiot Buka Keunggulan Setelah Jeda
Perubahan permainan AC Milan terlihat setelah Luka Modrić masuk pada awal babak kedua. Gelandang berpengalaman asal Kroasia itu membantu mengalirkan serangan melalui kombinasi umpan yang membuka ruang di pertahanan Sassuolo Calcio.
Gerakan tersebut berujung pada peluang bagi Rabiot. Pada menit ke-63, pemain asal Prancis itu menyelesaikan serangan dengan tembakan dari sudut sempit di sisi kiri kotak penalti. Bola meluncur melewati penjagaan lawan dan membawa AC Milan unggul 1-0.
Gol itu menjadi gol ketiga Rabiot di Serie A musim ini. Kontribusinya kembali memperlihatkan peran penting sang gelandang dalam membantu AC Milan menjaga konsistensi di awal kompetisi.
Namun, keunggulan tim tamu tidak bertahan lama. Sassuolo merespons dengan meningkatkan intensitas serangan dan memaksa pertahanan AC Milan bekerja lebih keras.
Odenthal Selamatkan Sassuolo
Sassuolo asuhan Alberto Aquilani mendapatkan peluang untuk menyamakan kedudukan melalui Kieron Bowie dan Kristian Thorstvedt. Kiper AC Milan, Mike Maignan, harus melakukan penyelamatan ganda untuk menggagalkan kedua ancaman tersebut.
Thorstvedt sebenarnya memiliki kesempatan bagus melalui sentuhan tumit, tetapi penyelesaiannya belum maksimal. Tekanan I Neroverdi, sebutan US Sassuolo Calcio, akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-68.
Cas Odenthal melepaskan tembakan tajam dari situasi yang dipenuhi pemain di kotak penalti. Bola berhasil melewati pertahanan AC Milan dan mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut menghidupkan kembali pertandingan.
Sassuolo yang sempat mendapatkan julukan sebagai “Pembunuh Raksasa” Serie A pada musim 2021-2022 berusaha memanfaatkan momentum untuk mencari gol kemenangan, sementara AC Milan mencoba menjaga keseimbangan agar tidak kehilangan satu poin yang sudah berada dalam jangkauan.
Gol Kemenangan Sassuolo Dianulir Wasit
Tim “Si Hijau-Hitam” sempat mengira telah mencetak gol kemenangan pada menit ke-88 melalui Kristian Thorstvedt. Gelandang asal Norwegia itu melepaskan tembakan dari jarak dekat yang mengarah langsung ke gawang AC Milan.
Namun, wasit membatalkan gol tersebut karena meniup peluit lebih dahulu seusai Gonçalo Ramos terjatuh dalam duel dengan Kieron Bowie. Keputusan wasit membuat skor tetap imbang 1-1 hingga pertandingan berakhir.
Pada fase akhir laga, Mike Maignan juga harus bekerja keras menghalau ancaman berbahaya Thorstvedt. Penyelamatan gemilang Maignan membantu AC Milan mempertahankan hasil imbang di tengah gempuran tuan rumah.
Statistik Menunjukkan Pertandingan Berimbang
Setelah babak pertama berjalan relatif lambat, kedua tim meningkatkan tempo permainan seusai jeda. Catatan statistik menunjukkan tembakan tepat sasaran pertama baru lahir pada menit ke-43 melalui upaya Gonçalo Ramos.
Kedua tim sama-sama melepaskan 11 tembakan sepanjang pertandingan. Dalam perhitungan expected goals (xG), Sassuolo Calcio sedikit unggul dengan angka 1,20 berbanding 1,17 milik AC Milan.
Angka statistik tersebut menggambarkan persaingan ketat di lapangan. AC Milan mampu merancang peluang untuk memimpin, tetapi Sassuolo juga mengantongi cukup banyak kesempatan untuk menyamakan kedudukan dan bahkan memburu kemenangan.
Rekor Gol Adrien Rabiot dan Donyell Malen
Adrien Rabiot kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak AC Milan pada musim ini melalui koleksi tiga gol. Catatan pertandingan juga menyoroti Donyell Malen dari AS Roma yang mengukir kontribusi gol lebih banyak di Serie A, lewat torehan lima gol dan dua assist, dibandingkan catatan Rabiot yang mengemas tiga gol dan dua assist.
AC Milan Tetap Menjaga Rekor Tak Terkalahkan
Hasil imbang pada markas Sassuolo mempertahankan rekor AC Milan yang belum tersentuh kekalahan dalam enam pertandingan pertama Serie A 2026/2027. Meski gagal membawa pulang tiga poin penuh, tambahan satu poin membuat Rossoneri tetap mengoleksi 12 poin dan menguasai puncak klasemen sementara.
Namun, hasil ini juga memperlihatkan pekerjaan rumah besar bagi skuad asuhan Amorim. AC Milan mencatat hasil imbang dalam tiga dari empat pertandingan liga terakhirnya, sehingga konsistensi meraih kemenangan menjadi tantangan utama yang wajib mereka selesaikan.
Sassuolo, pada sisi lain, kembali membuktikan efektivitas para pemain pengganti. Domenico Berardi dan kawan-kawan telah mencetak lima gol melalui pemain yang masuk dari bangku cadangan, sedangkan barisan pertahanan AC Milan kemasukan tiga gol dari pemain pengganti lawan.
AC Milan pun meninggalkan Stadion MAPEI – Città del Tricolore membawa satu poin dan rekor tak terkalahkan yang tetap terjaga. Akan tetapi, kegagalan mempertahankan keunggulan membuat persaingan papan atas Serie A semakin terbuka. (MR-01)






