Mataredaksi.com, BOGOR – Liverpool kembali gagal meraih kemenangan dalam laga Liga Primer Inggris 2025/26 setelah imbang 3-3 melawan Leeds United pada matchday ke-15, di Stadion Elland Road, Minggu (7/12/2025) dini hari WIB.
Ao Tanaka menjadi pahlawan The Whites dengan gol penyeimbang enam menit memasuki injury time, mengubah skor dari 3-2 menjadi 3-3 yang menegangkan dan memicu selebrasi meriah suporter di Elland Road.
Liverpool Unggul Dua Kali, Tapi Tertahan
Juara bertahan berjuluk The Reds itu sempat unggul ketika Hugo Ekitiké mencetak dua gol cepat di babak kedua. Gol pertama pada menit ke-48 lahir dari intersep Ekitiké atas umpan Joe Rodon yang membentur pojok kiri bawah gawang Leeds. Lima menit kemudian, ia kembali mencetak gol setelah Conor Bradley merebut bola dari Gabriel Gudmundsson dan melepaskan umpan silang dari sisi kanan.
Namun keunggulan Liverpool tidak bertahan lama. Leeds memanfaatkan kesalahan pertahanan The Reds. Pada menit ke-73, Ibrahima Konaté menjatuhkan Wilfried Gnonto di kotak penalti, dan Dominic Calvert-Lewin berhasil mengeksekusi penalti setelah tinjauan VAR. Hanya dua menit berselang, Anton Stach menembus sisi kiri kotak penalti dan melepaskan tembakan keras untuk membawa Leeds unggul sementara.
Liverpool sempat membalas pada menit ke-80 ketika Ryan Gravenberch memberikan umpan kepada Dominik Szoboszlai, yang kemudian menyelesaikan dengan apik melewati Lucas Perri. Namun, drama belum berakhir. Memasuki menit ke-90+9, Tanaka menerima umpan sepak pojok Stach di tiang jauh dan berhasil menyamakan skor, mengamankan satu poin bagi tuan rumah.
Statistik dan Analisis
Gol penyeimbang Tanaka menjadi gol ketiga yang diterima Liverpool di injury time musim ini. Sebelumnya, mereka juga kebobolan gol kemenangan dari Crystal Palace dan Chelsea. Total kebobolan ini sejajar dengan rekor terbanyak Liverpool sejak musim 2010-11, saat mereka finis di posisi keenam.
Laga ini menunjukkan fluktuasi momentum yang tajam. Kedua tim saling membalas gol dengan cepat. Untuk Liverpool, selisih antara gol pertama dan kedua hanya 130 detik. Leeds membalas dengan dua gol dalam 165 detik.
Sejak musim lalu, hanya Bournemouth dan Leicester yang kebobolan dua gol atau lebih dalam lebih banyak pertandingan tandang dibanding Liverpool. Dalam delapan dari 10 laga tandang terakhir, Liverpool kebobolan minimal dua gol.
Meski Liverpool unggul dalam statistik gol yang diperkirakan—1,73 xG dari 16 tembakan dibanding 1,51 xG dari 12 percobaan Leeds—tekanan terhadap manajer Slot tetap tinggi. Pertahanan yang rapuh menjadi sorotan utama. Konsistensi di lini belakang perlu diperbaiki agar ambisi Liverpool musim ini tetap terjaga.(MR-03)






