Pemkab Bogor Sukses Gelar Festival & Kejuaraan Silat Tradisional Cimande

Event Diikuti 246 Peserta

BUPATI Bogor Rudy Susmanto (kiri) menyerahkan Piagam Penghargaan dan Piala Bergilir kepada juara Festival Pencak Silat Tradisional Cimande di Padepokan Silat Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (6/9/2025). (Foto: Adi S/MR-06)

Mataredaksi.com, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bekerja sama dengan Pusat Pencak Silat Aliran Cimande (PPSAC) sukses menggelar Festival dan Kejuaraan Pencak Silat Cimande tingkat Kabupaten Bogor.

Acara ini memperebutkan Piala Bupati Bogor dan ditutup dengan sarasehan budaya serta tradisi Ngabungbang 14 Mulud Cimandean di Padepokan Silat Cimande, Kecamatan Caringin, Sabtu (6/9/2025).

Sejarah Silat Cimande

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa silat Cimande adalah salah satu seni bela diri tertua di Indonesia yang lahir di Kabupaten Bogor.

“Kami bangga Kabupaten Bogor melahirkan Silat Aliran Cimande sejak abad ke-16 hingga ke-17 Masehi. Menjaga dan merawatnya adalah tanggung jawab kami”, ujar Rudy.

Menurutnya, saat perjuangan kemerdekaan, rakyat Indonesia mengandalkan silat karena senjata otomatis belum tersedia. Festival ini membantu Pemkab Bogor memperkenalkan silat Cimande kepada masyarakat sehingga nilai budaya bisa tertanam sejak dini.

Silat Cimande di Sekolah dan Olahraga

Rudy berharap sekolah-sekolah mengajarkan silat Cimande sebagai ekstrakurikuler. Guru dari Cimande dapat melatih siswa langsung. Selain belajar bela diri, silat Cimande menyehatkan dan menjaga kebugaran tubuh.

Plt. Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor, Ria Marlisa, menyebut festival dan sarasehan menjadi agenda tahunan. Tahun ini, panitia memberi satu set gamelan gendang penca kepada juara umum sebagai bentuk apresiasi Pemkab Bogor terhadap pelestarian seni pencak silat.

“Silat Cimande sudah diakui sebagai warisan budaya tak benda dunia. Pemkab Bogor berkomitmen menjaga tradisi ini tetap hidup”, tambah Ria.

Piala Bergilir Bupati Bogor

Ketua Panitia, Syis Wahyudi, menyatakan kejuaraan kali ini istimewa karena pertama kali memperebutkan Piala Bergilir Bupati Bogor.

Sebanyak 246 peserta dari belasan perguruan silat di Bogor Raya hingga Sukabumi bertanding dalam sembilan kategori asli Silat Cimande. Kategori itu meliputi tunggal, rampak, adu bincurang, hingga tradisi kelid.

“Festival ini mengukuhkan Kabupaten Bogor sebagai pusat sejarah dan pelestarian Silat Cimande. Selain itu, ajang ini menegaskan kebangkitan silat di kancah dunia”, tutup Syis. (MR-06)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *