Barcelona Pesta Gol 5-2 atas Basel, Hansi Flick Masih Cari Kepingan Skuad Utama

Persahabatan Klub Pra-musim 2026

Evaluasi – Pelatih FC Barcelona, Hansi Flick, berbincang dengan Dani Olmo dalam sesi pertandingan persahabatan pra-musim 2026 melawan FC Basel 1893, di Stadion St. Jakob-Park, Swiss, Minggu (16/8/2026) malam WIB. Flick menilai Blaugrana terus mengalami perkembangan, namun masih membutuhkan sejumlah penyempurnaan sebelum menghadapi musim baru. (Sumber foto: @FCBarcelona/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Futbol Club Barcelona menutup salah satu agenda pra-musim 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Namun, hasil 5-2 atas FC Basel 1893 belum membuat Hans-Dieter “Hansi” Flick sepenuhnya puas. Pelatih asal Jerman itu masih melihat adanya bagian yang perlu diperbaiki sebelum timnya memasuki kompetisi resmi.

Barcelona menundukkan Basel, di Stadion St. Jakob-Park, Swiss, Minggu (16/8/2026) malam WIB. Hasil tersebut sekaligus menjadi modal positif bagi sang juara La Liga 2025-2026 menjelang pertandingan pertama musim baru.

Karim Adeyemi membuka keunggulan Barcelona pada menit ke-34. Pemain anyar tersebut memanfaatkan peluang yang diperoleh timnya untuk mencatatkan gol perdana bersama Blaugrana.

Basel tidak membiarkan Barcelona menutup babak pertama dalam keadaan unggul. Jean Doucoure mencetak gol penyama kedudukan menjelang turun minum sehingga kedua tim memasuki ruang ganti dengan skor 1-1.

Barcelona Menggila di Babak Kedua

Flick melakukan sejumlah perubahan setelah jeda. Keputusan tersebut segera membuahkan hasil ketika pemain pengganti Hamza Abdelkarim membawa Barcelona kembali memimpin.

Permainan kemudian semakin terbuka. Barcelona terus menekan pertahanan tuan rumah hingga memperoleh hadiah penalti pada menit ke-81 setelah Jules Koundé dijatuhkan di dalam kotak terlarang.

Lamine Yamal yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik untuk mengubah skor menjadi 3-1.

Basel sempat memberikan respons melalui Kazeem Olaigbe. Gol tersebut membuat jarak kembali menipis dan memberi harapan kepada tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan.

Akan tetapi, Barcelona tidak kehilangan kendali. Jesse Bisiwu tampil sebagai pembeda pada penghujung pertandingan dengan mencetak dua gol dalam rentang waktu hanya dua menit.

Tambahan dua gol tersebut memastikan Barcelona mengakhiri laga dengan kemenangan 5-2 sekaligus memperlihatkan produktivitas lini depan mereka.

Adeyemi dan Bisiwu pun sama-sama membuka rekening gol bersama Barcelona. Catatan tersebut menjadi modal penting bagi keduanya dalam persaingan mendapatkan tempat di skuad utama.

Flick Masih Tunggu Perkembangan Skuad

Di balik pesta lima gol tersebut, Hansi Flick memilih untuk tidak terlena. Ia mengakui komposisi skuad Barcelona masih berpeluang mengalami perubahan sebelum kompetisi resmi dimulai.

Pernyataan itu muncul ketika rumor transfer terus mengiringi langkah Barcelona. Media terus mengaitkan klub Catalan tersebut dengan sejumlah pemain bintang, termasuk gelandang Manchester City Rodrigo Hernández dan penyerang Atlético Madrid Julián Álvarez.

Manchester City bahkan kabarnya telah menerima tawaran sebesar €76,5 juta untuk Rodrigo. Situasi itu membuat spekulasi mengenai kemungkinan perubahan komposisi skuad Barcelona semakin menarik perhatian publik.

“Bisa jadi kami masih kekurangan sesuatu. Kita lihat saja nanti minggu ini”, kata Flick selepas pertandingan.

Menurut Flick, perkembangan permainan tim menjadi perhatian utamanya. Ia menilai para pemain menunjukkan peningkatan signifikan selama menjalani latihan dan rangkaian pramusim.

“Kami melihat intensitas dan kualitas dalam sesi latihan. Tim terus meningkatkan level permainan, dan itu hal yang paling penting. Kami harus bekerja keras untuk mempertahankan performa musim lalu”, ujarnya.

Selain itu, Flick mulai mengarahkan perhatian kepada laga pembuka La Liga menghadapi Elche CF. Ia menyadari tantangan tim tidak ringan karena sejumlah pemain baru masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan sistem permainan.

Produktivitas Tinggi Jadi Modal Berharga

Secara statistik, Barcelona tampil sangat dominan atas Basel. Tim asuhan Flick menghasilkan 25 tembakan, meski hanya enam yang mengarah tepat ke gawang lawan.

Kualitas peluang Barcelona juga tercermin dari angka expected goals (xG) yang mencapai 4,3. Sebaliknya, Basel hanya mampu menciptakan enam percobaan sepanjang pertandingan.

Catatan tersebut menunjukkan Barcelona mampu mengontrol jalannya laga sekaligus menghasilkan banyak peluang. Namun bagi Flick, pekerjaan timnya belum sepenuhnya selesai.

Kemenangan besar di Swiss menjadi penutup pramusim yang sangat positif. Kini, perhatian Barcelona resmi beralih kepada laga perdana liga, sementara Flick masih memiliki waktu untuk menyempurnakan skuad dan mencari kepingan terakhir yang ia anggap belum lengkap. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *