Head to Head Prancis vs Inggris: The Three Lions Unggul, Les Bleus Siap Balas

Aksi Balas Dendam - Para pemain andalan Prancis dan Inggris bersiap menghadapi laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia FIFA 2026, di Miami Stadium, Miami Gardens, Florida, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026) pukul 04.00 WIB. The Three Lions masih unggul dalam rekor pertemuan, tetapi Les Bleus bertekad menutup turnamen dengan kemenangan. (Sumber foto: FIFAcom/Getty Gambar)

Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Prancis dan Inggris kembali dipertemukan dalam duel bergengsi saat memperebutkan posisi ketiga Piala Dunia FIFA 2026.

Laga yang digelar, di Miami Stadium, Miami Gardens, Florida, Amerika Serikat, Sabtu waktu setempat atau Minggu (19/7/2026) pukul 04.00 WIB itu menjadi babak terbaru dari rivalitas panjang dua kekuatan besar sepak bola Eropa.

Meski gagal melangkah ke final setelah kalah dari Spanyol dan Argentina di semifinal, pertemuan kali ini tetap diprediksi berlangsung menarik. Selain menjadi kesempatan menutup turnamen dengan kemenangan, kedua tim juga membawa sejarah panjang yang telah terjalin selama lebih dari satu abad.

Sejak pertama kali bertemu pada 1923, Prancis dan Inggris telah saling berhadapan sebanyak 32 kali di berbagai ajang internasional. Dari total pertemuan tersebut, Inggris masih unggul dengan 17 kemenangan, sedangkan Prancis mengoleksi 10 kemenangan. Lima pertandingan lainnya berakhir imbang.

Prancis Menang pada Pertemuan Terakhir

Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada babak perempat final Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu, Prancis berhasil mengamankan kemenangan dramatis 2-1 untuk memastikan langkah ke semifinal.

https://images2.minutemediacdn.com/image/upload/c_crop,x_0,y_0,w_1024,h_682/c_fill,w_1440,ar_3:2,f_auto,q_auto,g_auto/images%2FoltaxMelibrary%(Fmmsport%2F)8Cetak Gol – Olivier Giroud mencetak gol penentu kemenangan Prancis saat mengalahkan Inggris pada perempat final Piala Dunia 2022. Kedua tim kembali bertemu dalam perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. (Sumber foto: Lionel Hahn/Getty Images)

Les Bleus membuka keunggulan melalui tendangan keras Aurélien Tchouaméni pada menit ke-17. Inggris kemudian menyamakan kedudukan lewat penalti Harry Kane setelah Bukayo Saka dilanggar di kotak terlarang.

Namun, Prancis kembali unggul melalui sundulan Olivier Giroud yang memanfaatkan umpan matang dari sisi sayap. Inggris sebenarnya memiliki peluang memaksakan pertandingan ke babak tambahan setelah kembali memperoleh hadiah penalti.

Sayangnya, Kane gagal menjalankan tugasnya. Tendangan sang kapten melambung di atas mistar gawang sehingga mengakhiri harapan The Three Lions melaju ke semifinal.

Sejarah Rivalitas di Panggung Piala Dunia

Laga sengit di Miami akan menjadi pertemuan keempat antara Prancis dan Inggris dalam sejarah Piala Dunia. Sebelum beradu taktik di Qatar, kedua negara ini terakhir kali bertanding pada fase grup Piala Dunia 1982 di Spanyol.

Ketika itu, Inggris keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1. Dua gol Bryan Robson serta satu gol tambahan dari Paul Mariner sukses menumbangkan lawan. Sementara itu, Prancis hanya mampu membalas lewat aksi tunggal Gérard Soler.

Pertemuan perdana mereka pada turnamen global ini bergulir pada edisi 1966 di Inggris. Dalam perjalanan menuju gelar juara dunia pertama mereka, The Three Lions menundukkan Prancis dua gol tanpa balas melalui brace Roger Hunt.

Hingga kini, Inggris masih memegang keunggulan rekor pertemuan di ajang Piala Dunia dengan catatan dua kemenangan, sedangkan Prancis mengemas satu kemenangan.

https://pbs.twimg.com/media/HNcLfqnXgAAIfa? format=jpg&name=besarMerebut Bola – Gelandang Inggris, Jude Bellingham (kiri) berusaha merebut bola dari striker Prancis, Kylian Mbappé (kanan) pada perempat final Piala Dunia 2022, di Qatar. (Sumber foto: @equipedefrance/X)

Catatan Sengit Bentrokan di Piala Eropa

Selain bersaing di Piala Dunia, kedua tim raksasa Eropa ini juga beberapa kali bertarung di putaran final Piala Eropa (Euro). Pertemuan perdana mereka di kompetisi tersebut bergulir pada Euro 1992 dan berakhir dengan skor kacamata tanpa gol.

Selanjutnya, Prancis memetik kemenangan dramatis 2-1 pada Euro 2004. Momentum indah itu tercipta setelah maestro Zinédine Zidane mencetak dua gol krusial pada masa injury time untuk membalikkan kedudukan secara instan.

Sementara itu, bentrokan terakhir mereka di ajang Euro terjadi pada edisi 2012. Kala itu, Inggris dan Prancis harus puas berbagi satu angka setelah bermain imbang 1-1 melalui gol Joleon Lescott dan Samir Nasri.

Dominasi Inggris dalam Rekor Keseluruhan

Meski Prancis memenangi duel paling akhir, Inggris tetap mengantongi catatan yang jauh lebih impresif secara keseluruhan. Dari total 32 pertandingan yang sudah berjalan, The Three Lions sukses membukukan 17 kemenangan.

Di sisi lain, skuad Les Bleus baru meraih 10 kemenangan, sedangkan lima laga sisa berakhir dengan skor imbang. Statistik tersebut menunjukkan bahwa Inggris masih mendominasi sejarah pertemuan kedua negara.

Namun, performa apik Prancis dalam beberapa tahun terakhir membuktikan hal lain. Skuad Les Bleus mampu tampil jauh lebih efektif ketika kedua tim bertemu di turnamen skala besar.

Deretan Pencetak Gol Tersubur Sepanjang Masa

https://pbs.twimg.com/media/HNcLfqmW4AAxSzk? format=jpg&name=besarBereaksi – Bomber Inggris Harry Kane (kiri) berebut bola dengan pemain gelandang Prancis Adrien Rabiot pada perempat final Piala Dunia 2022, di Qatar. (Sumber foto: @equipedefrance/X)

Sejumlah nama besar ikut menghiasi lembaran sejarah rivalitas panas Prancis dan Inggris. Striker legendaris Dixie Dean, George Camsell, serta Jules Dewaquez sama-sama memimpin daftar pencetak gol terbanyak dalam duel kedua negara dengan koleksi empat gol.

Sementara itu, legenda Inggris Geoff Hurst dan Vivian Gibbins masing-masing menyumbang tiga gol. Kini, rivalitas klasik tersebut akan kembali berlanjut di Miami Stadium.

Meski hanya memperebutkan posisi ketiga, duel Prancis kontra Inggris ini memastikan atmosfer tensi tinggi. Sejarah panjang persaingan kedua negara di pentas sepak bola internasional menjadi jaminan mutu laga ini. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *