Spanyol 4-1 Kroasia: Lamine Yamal Cetak Brace, La Roja Perpanjang Tren Positif

Selebrasi – Penyerang timnas Spanyol, Lamine Yamal melakukan selebrasi usai mecetak gol untuk timnya saat menghadapi Kroasia dalam UEFA Nations League 2026/2027, di Estadio Ramón Sánchez Pizjuán, Sevilla, Rabu (30/9/2026) dini hari WIB. Kemenangan telak 4-1 atas The Checkered Ones, sekaligus membantu La Roja memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 40 pertandingan. (Sumber foto: @KalshiFC/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Spanyol melanjutkan dominasi mereka di pentas UEFA Nations League atau Liga Bangsa-Bangsa UEFA 2026/2027. Dalam pertandingan kandang pertama setelah menjuarai Piala Dunia FIFA 2026, La Roja tampil meyakinkan dengan mengalahkan Kroasia 4-1, di Estadio Ramón Sánchez Pizjuán, Sevilla, Rabu (30/9/2026) dini hari WIB.

Lamine Yamal menjadi bintang utama kemenangan tersebut. Penyerang muda Spanyol itu mencetak dua gol dan memberikan satu assist untuk membantu tim asuhan Luis de la Fuente mengamankan tiga poin.

Marc Pubill Pagès dan Nicholas “Nico” Williams juga mencatatkan nama mereka di papan skor. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang catatan tidak terkalahkan Spanyol menjadi 40 pertandingan di seluruh kompetisi.

Pertandingan di Sevilla tersebut juga menjadi momen spesial bagi publik tuan rumah. Sebelum kick-off, Rodrigo Hernández memamerkan trofi Piala Dunia FIFA 2026 yang diraih Spanyol pada musim panas.

Yamal Kembali Buka Keunggulan Cepat

Yamal kembali menunjukkan pengaruh besarnya sejak awal pertandingan. Seperti ketika menghadapi Inggris pada laga pembuka UEFA Nations League, pemain muda tersebut kembali mencetak gol dalam dua menit pertama.

Kali ini, Yamal menyelesaikan umpan Alejandro “Álex” Baena Rodríguez dengan sepakan pertama yang diarahkan ke sudut kiri bawah gawang. Gol cepat tersebut membuat Spanyol langsung mengendalikan pertandingan.

Tuan rumah terus mencari gol kedua dan menciptakan beberapa peluang untuk memperlebar keunggulan. Pau Cubarsí Paredes sempat mencoba peruntungannya dari jarak jauh. Namun, tembakannya masih melebar dari sasaran.

Kroasia kemudian berhasil mencetak gol ketika permainan memasuki menit ke-30. Dion Drena Beljo menyambut umpan silang Ivan Perišić dengan sundulan yang tidak mampu dihentikan kiper Spanyol.

Pubill Kembalikan Keunggulan Spanyol

Namun, gol Kroasia asuhan Slaven Bilić tidak bertahan lama. Hanya tiga menit setelah kedudukan kembali imbang, Spanyol kembali merebut keunggulan.

Yamal memainkan sepak pojok pendek sebelum mengirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti. Marc Pubill Pagès berdiri tanpa kawalan di area enam yard dan menyambut bola dengan sundulan keras.

Spanyol kembali unggul 2-1. Tuan rumah kemudian terus menekan sebelum jeda. Mikel Oyarzabal sempat mencetak gol, tetapi wasit menganulirnya karena offside.

Fermín López juga hampir membawa Spanyol menjauh, tetapi tembakannya hanya membentur tiang gawang. Kroasia pun mampu menjaga jarak satu gol hingga turun minum.

Yamal Cetak Gol Kedua

Spanyol tidak mengendurkan tekanan setelah babak kedua dimulai. Pada menit ke-63, Yamal kembali menjadi pembeda. Pedro González López alias Pedri mengirimkan umpan mendatar ke area yang tepat untuk Yamal.

Pemain klub La Liga Fútbol Club Barcelona tersebut kemudian bergerak menuju tiang dekat dan melepaskan penyelesaian yang membawa Spanyol unggul 3-1. Gol kedua Yamal semakin mempertegas dominasinya dalam pertandingan tersebut.

Pedri kemudian kembali mendapatkan peluang. Gelandang Spanyol itu melepaskan tembakan jarak jauh yang mampu ditepis Dominik Livaković.

Tim tamu berjuluk The Checkered Ones tersebut juga mencoba merespons. Franjo Ivanović melepaskan tembakan melengkung, tetapi bola masih melebar dari sasaran.

Nico Williams Tutup Kemenangan

Spanyol akhirnya memastikan kemenangan dengan gol keempat pada menit ke-89. Nico Williams menyelesaikan peluang dengan tenang dan klinis untuk mengubah skor menjadi 4-1. Gol tersebut sekaligus memastikan Spanyol mengamankan tiga poin di kandang.

Yamal Jadi Ancaman Utama

Penampilan Yamal kembali menjadi sorotan utama. Dua gol dan satu assist bukan satu-satunya kontribusi pemain muda tersebut dalam kemenangan Spanyol.

Yamal menciptakan dua peluang untuk timnya. Ia juga mencatatkan 24 umpan di sepertiga akhir lapangan, terbanyak di antara pemain Spanyol.

Selain itu, Yamal melakukan sembilan dribel, jumlah tertinggi dalam pertandingan tersebut. Ia juga memenangkan dua duel tekel yang dilakukannya. Spanyol bahkan mencatatkan torehan khusus melalui gol cepat Yamal.

La Roja kini mencetak gol dalam dua menit pertama pada dua pertandingan berturut-turut. Catatan tersebut menjadi yang pertama bagi Spanyol dalam kompetisi apa pun sejak setidaknya 2004.

Spanyol Kuasai Permainan

Meski sempat kebobolan, Spanyol tetap mengontrol jalannya pertandingan. La Roja menghasilkan 1,77 expected goals (xG) dari 16 percobaan. Sebaliknya, Kroasia hanya mencatatkan 0,44 xG dari lima tembakan.

Statistik tersebut memperlihatkan kendali Spanyol setelah Kroasia menyamakan kedudukan. Kemenangan atas Kroasia juga memperpanjang rekor tidak terkalahkan Spanyol menjadi 40 pertandingan di seluruh kompetisi. Catatan tersebut menjadi rekor terbaik oleh negara Eropa.

Spanyol kini telah memenangkan sembilan pertandingan terakhir mereka di seluruh kompetisi. Rangkaian tersebut menyamai kemenangan beruntun terbaik mereka bersama Luis De la Fuente sebagai pelatih kepala.

Pelatih berusia 65 tahun tersebut sebelumnya juga membawa Spanyol meraih sembilan kemenangan beruntun pada Juni hingga Juli 2024.

La Roja Pegang Kendali Grup A3

Tambahan tiga poin membuat Spanyol mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan pembuka UEFA Nations League. Hasil tersebut membuat La Roja tetap memegang kendali persaingan Grup A3.

Kemenangan 4-1 atas Kroasia juga memperlihatkan ketajaman lini depan Spanyol. Yamal menjadi pusat perhatian lewat dua gol dan satu assist, sementara Pubill dan Nico Williams turut mencatatkan nama di papan skor.

Dengan rekor 40 pertandingan tanpa kekalahan, Spanyol melanjutkan perjalanan di UEFA Nations League dengan momentum positif setelah menjuarai Piala Dunia FIFA 2026. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *