Mataredaksi.com, BOGOR – Target tinggi dibawa atlet para badminton Kabupaten Bogor, Ivo Shadan, menuju Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat 2026. Tak sekadar ingin tampil kompetitif, Ivo membidik dua medali emas dari ajang yang akan berlangsung di Kota Bandung tersebut.
Peparda VII Jabar 2026 dijadwalkan bergulir pada 22–28 November 2026. Dalam persaingan olahraga disabilitas tingkat Jawa Barat itu, Ivo dipercaya memperkuat kontingen National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor.
Ivo akan bertanding pada nomor wheelchair class 1 single elite dan double elite. Dua nomor tersebut menjadi medan yang akan menentukan langkahnya dalam mewujudkan target prestasi sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Bogor.
Bagi Ivo, kesempatan tampil pesta olahraga difabel Tatar Pasundan (Peparda Jabar) bukan pengalaman pertama menghadapi persaingan olahraga disabilitas. Ia sudah memiliki jam terbang melalui berbagai kejuaraan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Pengalaman Ivo di Level Internasional
Ivo pernah tampil dalam Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) dan ASEAN Para Games. Selain itu, ia memiliki pengalaman bertanding di Filipina, Thailand, Kamboja, hingga Indonesia, termasuk ajang di Solo.
Pengalaman itu menjadi modal penting bagi Ivo menjelang Peparda VII Jabar 2026. Karena itu, ia siap memberikan kontribusi maksimal untuk kontingen Kabupaten Bogor. “Saya siap turun di Peparda dan bisa memberikan emas untuk kontingen Kabupaten Bogor”, kata Ivo.
Membidik Dua Medali Emas
Target tersebut sejalan dengan ambisi pribadi Ivo di Kota Bandung. Untuk mewujudkannya, Ivo membidik dua medali emas dari nomor single elite dan double elite.
Selanjutnya, ia ingin menjaga penampilan terbaik dalam setiap pertandingan agar target tersebut tercapai. “Saya berharap bisa memberikan hasil yang terbaik, tampil maksimal di setiap pertandingan, dan semoga bisa sukses membawa nama baik Kabupaten Bogor”, tegas Ivo.
Ingin Mengabdi untuk Kabupaten Bogor
Ivo tidak hanya mengejar prestasi di arena pertandingan. Di sisi lain, atlet para badminton tersebut juga ingin memberikan pengabdian dalam ruang yang lebih luas.
Ivo mengungkapkan cita-citanya menjadi pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor. Dengan cita-cita itu, ia ingin terus berkontribusi untuk daerah dan mengabdikan dirinya melalui jalur lain di luar olahraga.
Setelah menekuni karier sebagai atlet disabilitas, Ivo ingin tetap mengambil bagian dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, ia berharap suatu saat dapat memberikan kontribusi melalui pengabdian di lingkungan Pemkab Bogor.
Sementara itu, Ivo merasakan dukungan pemerintah daerah selama menekuni karier sebagai atlet NPCI Kabupaten Bogor. Menurutnya, Pemkab Bogor dan Bupati Bogor Rudy Susmanto memberikan perhatian terhadap perkembangan olahraga disabilitas.
“Sebagai atlet NPCI, saya merasa mendapat dukungan dan perhatian, baik dalam pembinaan maupun dalam mengikuti berbagai kejuaraan”, imbuh Ivo. (MR-01)






