Wales Tantang Portugal di UEFA Nations League, Jordan James Pede Kejutkan Ronaldo Disebut “Alien”

Pede - Gelandang Timnas Wales, Jordan James, menunjukkan ekspresinya dalam suatu pertandingan. Gelandang Wolverhampton Wanderer menjadi salah satu pemain yang disiapkan The Dragons untuk menghadapi Portugal pada laga pembuka UEFA Nations League 2026/2027, di Estádio José Alvalade, Lisbon, Jumat (25/9/2026) pukul 01.45 WIB. (Sumber foto: @RedWallNews1/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Wales menghadapi ujian berat saat bertandang ke Portugal pada laga pembuka UEFA Nations League atau Liga Bangsa-Bangsa 2026/2027. Pertandingan Liga A Grup D tersebut berlangsung di Sporting CP Estádio José Alvalade, Lisbon, Kamis malam waktu setempat atau Jumat (25/9/2026) pukul 01.45 WIB.

Portugal memasuki pertandingan sebagai juara bertahan kompetisi. Seleção das Quinas merebut trofi UEFA Nations League 2024/2025 setelah mengalahkan Spanyol melalui adu penalti pada partai final. Sementara itu, Wales racikan Craig Bellamy kembali ke kasta tertinggi setelah promosi dari Liga B pada edisi 2024/2025.

Wales Tak Takut Hadapi Portugal

Wales memuncaki Grup B4 pada edisi sebelumnya setelah bersaing dengan Turki, Islandia, dan Montenegro. Hasil tersebut membawa The Dragons ke Grup D Liga A bersama Portugal, Denmark, dan Norwegia.

Selain itu, Benjamin Thomas Davies dan rekan-rekannya melewati Nations League 2024/2025 tanpa kekalahan dengan catatan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang. Namun, pengalaman terakhir Wales di kasta tertinggi berakhir kurang baik. Mereka tidak meraih kemenangan dan hanya mengumpulkan satu poin dari enam pertandingan.

Di sisi lain, Portugal memiliki catatan kandang kuat di kompetisi ini. Dari 14 pertandingan, mereka meraih 11 kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Dua kekalahan tersebut terjadi ketika menghadapi Prancis pada November 2020 dan Spanyol pada September 2022.

Jordan James tetap melihat peluang bagi Wales untuk memberikan kejutan. Gelandang yang membantu Wolverhampton Wanderers mengawali musim dengan kuat di Sky Bet EFL Championship itu datang ke tim nasional setelah bergabung dari Stade Rennais FC melalui kesepakatan pinjaman untuk pembelian.

“Jelas, mereka adalah pemain terbaik di dunia pada akhir hari, Anda tidak bisa benar-benar menutupnya”, kata James, seperti dikutip BBC Sport dilansir Mataredaksi.

Lebih lanjut, James menilai Wales sudah terbiasa berada dalam posisi underdog ketika menghadapi lawan dengan reputasi besar.

“Mereka punya pemenang Liga Champions UEFA, mereka punya hal-hal seperti ini. Saya pikir kita selalu underdog. Kita sudah terbiasa, jadi mudah-mudahan kita bisa menggunakannya untuk menguntungkan diri kita sendiri”, lanjutnya.

Karena itu, James menegaskan Wales tidak datang ke Lisbon dengan rasa gentar. “Anda tidak bisa menghitung kami. Kami punya kesempatan puncher di penghujung hari dan kami akan pergi ke sana untuk menyebabkan kesal”, ujarnya.

Jorge Jesus Awali Era Baru

Sementara itu, pertandingan melawan Wales menjadi laga pertama Portugal di bawah Jorge Jesus. Ia menggantikan Roberto Martínez setelah Portugal tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026.

Sebelumnya, Jesus sudah memiliki pengalaman menangani Ronaldo. Keduanya bekerja sama di Al-Nassr FC musim lalu ketika Ronaldo mencetak 29 gol dalam 33 penampilan. Dengan catatan tersebut, sang penyerang menghasilkan satu gol setiap rata-rata 99 menit.

Sementara itu, Ronaldo yang kini berusia 41 tahun juga belum mengikuti keputusan Lionel Messi untuk pensiun dari sepak bola internasional. Ia masih memilih melanjutkan kiprahnya bersama Portugal.

Jordan James pun mengakui kualitas luar biasa Ronaldo. “Tapi Anda mendapatkan alien yang tidak tampak manusia”, katanya.

Menurut James, Ronaldo bersama Messi dan Neymar memiliki kemampuan khusus untuk tampil menentukan dalam momen besar. Selain itu, ia menyoroti konsistensi ketiganya dalam mempertahankan level permainan selama bertahun-tahun.

Wales Datang dengan Modal Kurang Meyakinkan

Di sisi lain, Wales datang dengan modal kurang meyakinkan. Mereka gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah melalui adu penalti dari Bosnia-Herzegovina pada semifinal play-off Maret lalu.

Selain itu, Wales belum menang dalam empat pertandingan terakhir dengan catatan tiga imbang dan satu kekalahan. Rekor tersebut menjadi periode tanpa kemenangan terburuk Craig Bellamy sekaligus awal tahun kalender terburuk Wales sejak 2012. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *